15 Hal Baru Yang Di temui di TPS Saat Pencoblosan

MANADO,Manadonews.co.id-.Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara sebagai badan penyelenggara pemilu semakin gencar menyosialisasikan kepada masyarakat agar pelaksanaan Pilkada pada 9 Desember 2020 nanti, dapat berlangsung aman dari Covid-19 dan tidak memunculkan klaster Pilkada.

KPU mengimbau masyarakat agar memperhatikan dan mengikuti 15 hal baru protokol kesehatan (prokes) Covid-19.
Hal ini disampaikan  Komisioner KPU Provinsi Sulawesi Utara, Divisi Hukum dan Pengawasan, Meidy Tinangon S.Si, M.Si dalam rilis yang di kirimkan ke media , Kamis (26/11/2020).

“KPU telah mengatur 15 hal baru pada Pilkada tahun 2020 yang berbeda dibanding Pilkada atau Pemilu lalu. Tujuannya agar proses pencoblosan di hari H tidak menjadi kluster baru penyebaran Covid-19,” ujar Tinangon.

Inilah 15 hal baru yang wajib dilakukan pada saat berada di TPS, yakni :
 1. Jumlah pemilih per-TPS dikurangi dari maksimal 800 menjadi maksimal 500.

  1. Kehadiran pemilih ke TPS diatur merata, setiap jam untuk sekian pemilih. Jadi tidak menumpuk di pagi hari seperti biasanya.
  2. Petugas KPPS dilakukan rapid tes/tes swab sebelum bertugas, sehingga diyakini sehat (tidak menularkan virus).
  3. Petugas KPPS mengenakan masker selama bertugas. Pemilih diharap pakai masker dari rumah. Di TPS disediakan cadangan dalam jumlah terbatas.
  4. Petugas KPPS mengenakan sarung tangan karet selama bertugas. Setiap pemilih disediakan sarung tangan plastik (sekali pakai). 6. Petugas KPPS mengenakan face shield (pelindung wajah) selama bertugas.
  5. Saat pemilih (antri) di luar maupun di dalam TPS diatur jaraknya.
  6. Disediakan perlengkapan cuci tangan, digunakan sebelum dan sesudah mencoblos.
  7. Disediakan tissue kering bagi pemilih yg selesai mencuci tangan.
  8. Setiap pemilih membawa alat tulis sendiri dari rumah, untuk isi daftar hadir.
  9. Dilarang bersalaman antara petugas KPPS dengan pemilih atau sesama pemilih.
  10. Setiap pemilih yang akan masuk ke TPS dicek suhu tubuh. Jika di bawah standar, dibolehkan mencoblos di TPS.
  11. Pemilih bersuhu tubuh di atas standar mencoblos di bilik suara khusus, lokasi terpisah, namun masih di lingkungan TPS.
  12. Lingkungan TPS dilakukan penyemprotan desinfektan sebelum, di tengah, maupun paska pencoblosan.
  13. Pemilih yang usai mencoblos tidak lagi mencelup jari ke tinta, tetapi tinta akan diteteskan petugas ke jari pemilih.
Baca Juga:  Api Melahap Pusat Kuliner Dego-Dego dan Kantor Redaksi ManadoNews

“Mari kita sukseskan Pilkada tahun 2020 ini dengan cara patuh terhadap protokol kesehatan Covid-19. Pilkada aman, rakyat sehat,” pungkas Tinangon

(Ben)

Tags: