Delapan Pilkada di Sulut PDI Perjuangan Sementara 7, bahkan Tumbangkan 5 Petahana Papan Satu, Siapa Saja Mereka? Ini

  • Whatsapp

Manado – Total 8 Pilkada digelar di Sulawesi Utara pada 9 Desember 2020. Ke 8 Pilkada yakni Pilkada Sulut, Pilkada Kota Manado, Pilkada Bitung, Pilkada Tomohon, Pilkada Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Pilkada Minahasa Selatan (Minsel), Pilkada Bolmong Selatan (Bolsel) dan Pilkada Bolmong Timur (Boltim).

Dari hitung cepat sejumlah lembaga survei menunggu hasil resmi KPU, PDI Perjuangan unggul sementara di 7 Pilkada yakni Pilkada Sulut, Manado, Bitung, Tomohon, Minahasa Utara, Minahasa Selatan dan Bolmong Selatan.

Bacaan Lainnya

Satu-satunya kekalahan partai berlogo kepala banteng moncong putih ini terjadi di Bolmong Timur.

Mengacu pada pernyataan anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Alfitra Salamm, bahwa secara politik petahana termasuk keluarga dekat kepala daerah yang sementara menjabat seperti istri, suami, anak, keponakan dan keluarga dekat lainnya.

Menarik, dari 7 kemenangan tersebut, pasangan calon yang diusung PDI Perjuangan dan partai-partai pendukung lainnya, berhasil mengalahkan 5 ‘petahana’ kepala daerah.

Berikut 5 petahana kepala daerah yang diungguli sementara paslon PDI Perjuangan.

  1. Kota Manado.

Paslon Andrei Angouw dan Richard Sualang (AARS) berdasarkan hitung cepat Lingkaran Survei Indonesia (LSI) unggul 36,41 persen suara.

Baca Juga:  Wajah di Baliho Dirusak, Eva Sasingen Justru Doakan Pelaku

Bendahara DPD PDIP Sulut dan Ketua DPC Manado ini, mengungguli paslon Nasdem Julyeta Paulina Amelia Runtunewe-Harley Mangindaan (Paham) hanya meraup 27,66 persen. Diketahui, Julyeta Runtuwene adalah istri dari Walikota Manado sementara menjabat Vicky Lumentut.

Paslon lainnya, Mor Dominus Bastiaan-Hanny Joost Pajouw (Mor-HJP) diusung Demokrat 22,64 persen dan Sonya Selviana Kembuan-Syarifudin Syaafa (SSK-S2) Golkar 13,29 persen.

  1. Kota Bitung.

Di kota cakalang ini jagoan PDIP Maurits Mantiri-Hengky Honandar unggul sementara atas paslon Nasdem Maximiliaan Lomban-Martin Tumbelaka dan paslon Victorine Lengkong-Gunawan Pontoh yang diusung Golkar dan PAN.

Maurits Mantiri adalah petahana Wakil Walikota yang juga Ketua DPC PDIP Bitung. Sementara, Maximiliaan Lomban selain petahana Walikota juga Ketua DPW Nasdem Sulut.

  1. Kota Tomohon.

Nah, Tomohon terkenal dengan sebutan kota bunga. Sejatinya, Tomohon adalah kandang beringin alias Partai Golkar.

Namun pada Pilkada 2020 ini, paslon Golkar Jilly Gabriella Eman-Virgie Baker berdasarkan hitung cepat kalah bersaing dari duet PDIP-Gerindra, Carol Senduk-Wenny Lumentut. Paslon lainnya, Robert Pelealu dan Fransiskus Sello Soekirno meraup suara paling sedikit.

Diketahui, Jilly Eman adalah putri dari walikota yang sementara menjabat Jimmy Eman. Sementara, Carol Senduk yang mengalahkan anak petahana adalah Ketua DPC PDIP Tomohon.

Baca Juga:  Wali Kota Tatong Hadiri Workshop Implementasi Kode Etik BPK RI
  1. Kabupaten Minahasa Utara.

Serupa dengan Kota Tomohon, Pilkada Minahasa Utara menampilkan Shintia Gelly Rumumpe tak lain anak dari petahana bupati yang juga calon gubernur Sulut, Vonnie Anneke Panambunan.

Shintia Rumumpe diusung Nasdem berpasangan dengan politisi Demokrat Netty Pantow babak belur dihajar jagoan banteng Joune Ganda-Kevin Lotulong. Pasangan Shintia-Netty bahkan berada di urutan ketiga di bawah paslon Golkar Sompie Singal-Joppi Lengkong.

Hitung cepat Pilkada Minahasa Utara, Joune Ganda-Kevin Lotulong 56,59 persen, Sompie Singal-Joppi Lengkong (24,59%) dan Shintia Rumumpe-Netty Pantouw (18,01%).

Joune Ganda, pemenang sementara Bupati Minahasa Utara adalah Wakil Ketua DPD PDIP Sulut.

  1. Kabupaten Minahasa Selatan.

Pertarungan di Kabupaten Minahasa Selatan tak kalah seru.

Sama halnya dengan Minahasa Utara, petahana Bupati Minahasa Selatan, Christiany Eugenia Paruntu, yang dijagokan Partai Golkar sebagai calon Gubernur Sulut, memajukan adik kandungnya sebagai calon Bupati Minahasa Selatan yakni Michaela Elsiana Paruntu.

Berpasangan dengan Ventje Tuela, ibu muda berparas cantik ini tak berdaya melawan paslon PDIP Frangky Wongkar-Petra Rembang. Frangky Wongkar adalah Sekretaris DPD PDIP Sulut yang juga petahana Wakil Bupati Minsel.

Baca Juga:  Tim Khusus Kementan Tinjau Potensi Pertanian Talaud

Paslon lain yang ikut meramaikan Pilkada Minsel adalah Royke Sondakh-Harits Umboh.

Berdasarkan hitung cepat paslon Frangky-Petra sementara unggul 54,06 persen suara, Michaela-Ventje 35,54 persen dan Royke-Harits 10,40 persen.

Selain 2 kota dan 3 kabupaten di atas, PDI Perjuangan juga unggul sementara di Pilkada Sulut melalui paslon petahana Olly Dondokambey-Steven Kandouw dan Pilkada Kabupaten Bolmong Selatan melalui petahana Iskandar Kamaru-Deddy Abdul Hamid.

Satu-satunya kekalahan PDI Perjuangan terjadi di Kabupaten Bolmong Timur.

Berdasarkan data desk Pilkada, paslon Suhendro Boroma-Rusdi Gumalangit berada di peringkat kedua dengan perolehan 32,22 persen, sementara kalah bersaing dari pasangan Sam Sachrul Mamonto-Oskar Manoppo 40,41 persen. Peringkat ketiga Amalia Landjar-Uyun Pangalima 27,36 persen.

Jika keunggulan di tujuh Pilkada serentak 2020 berhasil diraih, maka PDI Perjuangan akan menguasai Sulawesi Utara.

Salain pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut, PDIP sudah menempatkan 3 pasang kepala daerah masing-masing di Kabupaten Minahasa, Minahasa Tenggara dan Kepulauan Sitaro.

Jadi, dari 15 kabupaten kota di Sulut PDIP bakal menempatkan 9 pasang kepala daerah, selain Gubernur dan Wakil Gubernur, sehingga total 10 pasang.

Selain itu, PDIP juga punya kader wakil kepala daerah di Kabupaten Bolmong dan Bolmong Utara. (JerryPalohoon)

Pos terkait