Saran Ferry Liando kepada Pihak Pemenang Pilkada Pasca Pleno KPU

Manado – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) baru saja merampungkan rapat pleno rekapitulasi suara Pilkada Sulut 2020.

Bertempat di Hotel Mercure Tateli Minahasa, Minggu (20/12/2020), hasil rekapitulasi suara KPU menetapkan pasangan calon (Paslon) nomor urut 3, Olly Dondokambey dan Steven Kandouw (ODSK) tampil sebagai pemenang dengan 821.503 suara atau 57,10 persen.

Disusul Paslon nomor urut 1, Christiany Eugenia Paruntu-Sehan Salim Landjar meraih 491.457 suara atau 34,17 persen.

Terakhir, Paslon nomor urut 2 Vonnie Anneke Panambunan-Hendry Corneles Runtuwene meraih 125.627 suara atau 8,73 persen.

Ferry Daud Liando dari Konsorsium Pendidikan Tata Kelola Pemilu, mengatakan agar hasil Pilkada tanpa melahirkan gejolak maka para pemenang harus merangkul semua pihak yang kalah.

“Selama ini sebagian pihak yang kalah sudah menunjukan kedewasaan politik mereka menyatakan ucapan selamat bagi pihak yang menang. Ini contoh kedewasaan dan keteladanan dalam berpolitik,” ujar Ferry Liando kepada wartawan Manadonews.co.id di Manado, Senin (21/12/2020).

Pengakuan atas kemenangan pihak lawan, menurut Ferry Liando, sangat jarang dipertontonkan oleh sebagian besar elit termasuk di Indonesia.

Baca Juga:  Kapolda Sulut dan Kapolresta Puji Cerdas Comand Center

“Sebagai contoh, pada Pilpres 2019 suasana sangat memanas dan menakutkan disebabkan pihak yang kalah belum langsung menerima kekalahannya. Teror, intimidasi dan kerusuhan terjadi di mana-mana. Masyarakat dilanda ketakutan dan kekuatiran,” tukas Liando.

Namun, kata Liando, kondisi demikian sepertinya sangat jauh terjadi di Sulut. Para elit dan politisi sangat dewasa dan memberi teladan. Mereka tidak menghasut pendukungnya untuk melakukan keonaran walaupun sudah kalah.

“Saya secara pribadi mengapresiasi dan salut atas sikap politik seperti ini. Kepada pihak yang menang harus merangkul pihak yang dinyatakan kalah berdasarkan hasil rekapitulasi KPU,” pungkas dosen politik di Universitas Sam Ratulangi ini.

Diketahui, hal menarik yang terungkap dalam rapat pleno terbuka KPU Sulut bahwa tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada 9 Desember 2020 sangat tinggi, dengan total suara sebesar 1.462.605. Meliputi suara sah sebanyak 1.438.587 dan suara tidak sah sebanyak 24.018.

Jumlah ini menandakan dari sisi partisipasi pemilih, Sulut sangat baik, yakni mencapai 79,84 persen dari target nasional 77,5 persen.

Baca Juga:  Gubernur Sulut : Masyarakat Harus Merasakan Kehadiran Pemerintah

(JerryPalohoon)