Pengerasan Tanjakan tanpa Mengupas Aspal Proyek Peningkatan Jalan Rumengkor Dinilai Asal-asalan

Tombulu, Manadonews.co.id – Jelang akhir tahun pemerintah terus memaksimalkan pembangunan fasilitas publik termasuk infrastruktur jalan.

Termasuk proyek peningkatan jalan ruas provinsi Tondano-Kembes-Manado di Desa Rumengkor, Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa.

Proyek yang dikerjakan PT. Sion Terang Abadi (sesuai papan proyek di tepi jalan) ini, sudah berlangsung beberapa pekan hingga kini belum ada tanda-tanda selesai.

Bahkan, sebagian material untuk pengerasan salah-satu titik jalan tanjakan sebelum masuk Desa Rumengkor terpantau wartawan Manadonews.co.id, Selasa (29/12/2020), hanyut terbawa air hujan.

Material tanah dan sirtu yang digunakan untuk meninggikan jalan hanya ditimbun di atas jalan tanpa mengupas aspal.

“Heran juga, kenapa pengerasan tanpa mengupas aspal, padahal kondisi jalan menanjak. Ini konstruksi asal-asalan,” ujar Dedy Solung, warga Tombulu.

Dia juga menyoroti pengerjaan proyek yang lama mengganggu aktivitas lalulintas.

“Pengerasan sudah berapa pekan hingga kini belum pengaspalan. Pengendara mengalami kesulitan ketika melintasi ruas ini,” tukas Dedy.

Selain jalan tanjakan tersebut, peningkatan (pelebaran) juga dilakukan di jalan provinsi dalam Desa Rumengkor.

Baca Juga:  Kementerian Desa akan Serahkan Pejabat dan Aparat Desa yang Selewengkan BLT ke Polisi

(JerryPalohoon)