Berita TerbaruBerita UtamaBitungBolmongDaerahGorontaloManadoMinahasaSangiheSulawesi UtaraTalaudTNI

Pangdam XIII/Merdeka Tutup Dikmata TNI AD Gelombang I Tahun 2026: Prajurit Muda Siap Kawal Batalyon Teritorial Pembangunan

×

Pangdam XIII/Merdeka Tutup Dikmata TNI AD Gelombang I Tahun 2026: Prajurit Muda Siap Kawal Batalyon Teritorial Pembangunan

Sebarkan artikel ini

BITUNG,MANADONEWS.CO.ID– Panglima Kodam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus didampingi Dansecata Rindam XIII/Merdeka Letkol Inf Ade Rohmat Wahyudin secara resmi menutup Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2026, Jumat (22/5/2026) di Lapangan Hitam Secata Rindam XIII/Merdeka, Kota Bitung, Sulawesi Utara.

Penutupan ini menandai beralihnya status para lulusan dari masyarakat sipil menjadi Prajurit Dua (Prada), sekaligus menjadi titik awal pengabdian mereka sebagai Tamtama TNI Angkatan Darat.

MANTOS

Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri sejumlah pejabat, antara lain Kapoksahli Pangdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Saptono Syiwarudi, Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip, Danrindam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wempi Ramandei, Asrendam XIII/Merdeka Kolonel Inf Samsul Huda, para Asisten Kasdam dan Kabalak Kodam XIII/Merdeka, para Pejabat teras Rindam XIII/Merdeka, Waaslog Kasdam XIII/Merdeka Letkol Czi Hanif Tupen, Walikota Bitung Hengky Honandar, Ketua Persit KCK Cabang X Rindam PD XIII/Merdeka Ny. Levina Wempi, para pengurus Persit KCK sejajaran PD XIII/Merdeka, beserta tamu undangan.

Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang dibacakan Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus menyampaikan apresiasi atas keberhasilan para peserta menyelesaikan pendidikan dasar militer yang telah dijalani selama dua bulan. Keberhasilan tersebut dinilai lahir dari proses panjang, kerja keras, disiplin, serta dukungan keluarga dan lingkungan pendidikan.

“Selaku Kepala Staf Angkatan Darat, saya mengucapkan selamat kepada 17.702 mantan siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dan hari ini resmi dilantik menjadi prajurit TNI Angkatan Darat berpangkat Prajurit Dua,” ujar Pangdam dalam sambutannya.

Pangdam mengingatkan kepada para prajurit muda bahwa pelantikan ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan langkah awal dari pengabdian yang sesungguhnya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Pendidikan dasar yang telah kalian lalui adalah modal awal. Setelah ini, kalian akan dihadapkan pada tantangan tugas yang lebih kompleks. Prajurit muda harus terus mengasah kemampuan, menjaga disiplin, dan memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, serta Delapan Wajib TNI. Sinergi dan kemanunggalan bersama rakyat akan menjadi ujung tombak suksesnya tugas operasi teritorial, menjaga stabilitas keamanan wilayah, serta mendukung pembangunan di berbagai pelosok nusantara,” tegas mantan Danrem 061/Suryakancana itu.

Orang nomor satu di jajaran Kodam XIII/Merdeka itu menekankan, bahwa ribuan prajurit lulusan Dikmata Gelombang I ini dipersiapkan secara khusus untuk menjadi kekuatan inti dan penyangga struktur satuan baru, termasuk memperkuat Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP). Satuan ini dibentuk sebagai langkah strategis TNI Angkatan Darat untuk memperkuat pertahanan kewilayahan sekaligus mendukung percepatan pembangunan nasional di daerah.

“Bekal utama yang harus dipegang teguh oleh setiap prajurit baru adalah kedisiplinan dan karakter yang tangguh. Untuk itu, saya berpesan agar para prajurit terus menjaga kedisiplinan, memelihara fisik, serta meningkatkan kemampuan profesionalisme keprajuritan. Status baru sebagai penjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menuntut perubahan pola pikir, sikap, dan perilaku yang mencerminkan jati diri TNI AD yang prima dan dicintai rakyat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pada periode kelulusan Gelombang I TA 2026, tercatat lebih dari 17.702 prajurit baru dilantik serentak menjadi Prajurit Dua (Prada), di mana 354 di antaranya merupakan lulusan dari Rindam XIII/Merdeka yang disiapkan untuk memperkuat wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Pendidikan dasar keprajuritan yang telah diselesaikan selama dua bulan ini baru merupakan fondasi awal. Selanjutnya, para prajurit yang baru dilantik akan dikirim ke berbagai pusat pendidikan (Pusdik) kecabangan masing-masing untuk menempuh pendidikan lanjutan sesuai dengan spesialisasi tugas militer yang akan diemban. (Regina.TS)

 

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP Gacor Shop