Asal jangan ‘Asbun’, Steven Kandouw Minta Tiga Anggota DPRD Sulut yang Baru Dilantik Berani Bicara

Manado – DPRD Provinsi Sulawesi Utara menggelar rapat paripurna pelantikan dan pengambilan sumpah janji pergantian antar waktu (PAW) sisa periode 2019-2024 tiga anggota DPRD Sulut yang baru, Kamis (14/1/2021).

Wakil Gubernur Steven Kandouw pada rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Fransiscus Andi Silangen dalam sambutan mengingatkan anggota DPRD yang baru agar berani bicara memperjuangkan aspirasi masyarakat. Namun berani bicara tidak boleh asal bunyi (asbun).

“Berani berbicara yang kondusif, substansial dan berbicara dengan mengidentifikasi dulu baru diakumulasi dan kemudian baru dibawa untuk diagregasi menjadi produk-produk dewan yang muaranya pada kesejahteraan rakyat,” jelas Steven Kandouw.

Steven Kandouw juga mendorong anggota DPRD menjalankan tugas dan fungsi legislasi, budgeting dan pengawasan dengan baik.

“Karena fungsi anggota DPRD itu sangat penting, tanpa ada anggota DPRD pemerintahan di Sulut ini tidak akan jalan,” tutur Steven Kandouw.

Terkait pelaksanaan pengambilan sumpah, Steven Kandouw mengapresiasi kegiatan yang digelar di tengah pandemi Covid-19 bisa dilaksanakan dengan tertib.

“Walaupun dirongrong oleh suasana Covid-19 ini, tapi salut kepada ketua, wakil ketua dan para anggota dewan yang melaksanakan perintah undang-undang dengan tertib,” tukas dia.

Baca Juga:  Didampingi Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Olly Dondokambey Resmikan Rumah Sakit Bertaraf Internasional di Minahasa Utara

Diketahui, 3 anggota DPRD Sulut yang baru dilantik tersebut adalah Hendry Walukow, mantan anggota DPRD Minahasa Utara menggantikan posisi Netty Agnes Pantouw dari Fraksi Demokrat, Herry Rotinsulu dari PDI Perjuangan menggantikan Hengky Hoenandar dan Harold Kaawoan kader Gerindra menggantikan Wenny Lumentut dari Fraksi Nyiur Melambai.

PAW dilakukan karena ketiga anggota DPRD tersebut tampil di Pilkada 9 Desember 2020 lalu.

(JerryPalohoon)