Bupati Franky Wongkar Usulkan 4 Permohonan ke Kepala BWSS I Sulut

AMURANG, MANADONEWS.CO.ID – Bupati Minahasa Selatan(Minsel) Franky Donny Wongkar, SH., didampingi Kepala Dinas PUPR Kabupaten Minahasa Selatan Dekky J. Tuwo, S.Sos berkunjung ke Balai Wilayah Sungai Sulawesi I Provinsi Sulawesi Utara di Manado, Jumat (19/3).

Kunjungan dalam rangka memperjuangkan program-program pembangunan Kabupaten Minsel.

Kedatangan Bupati Minahasa Selatan dan rombongan disambut Kepala Balai Ir. Bastari M. Eng.

Bupati Franky Wongkar di hadapan Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi I Kementerian Umum dan Perumahan Rakyat yang berkantor di JL. A.A Maramis, Kairagi Dua, Paniki Bawah, Mapanget, Manado itu menyampaikan, ada 4 (empat)poin usulan permohonan.

Pertama pembangunan Bangunan Pengaman pantai teluk Amurang, kedua Pembangunan Air Baku, ketiga IPDMIP, keempat P3TGAI.

Ir. Bastari menyambut baik usulan program kegiatan yang disampaikan Bupati Minsel.

Ia menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti usulan Pemkab Minsel dan yang diprioritaskan nanti antara lain tanggul pengaman pantai di tempat-tempat rawan terjangan ombak seperti di sepanjang Jln. Boulevard yang pada beberapa waktu lalu diterjang ombak,

Pembangunan Lanjutan Bangunan Pengaman Pantai Teluk Amurang serta pembuatan pengaman pantai di sepanjang pantai Kecamatan Sinonsayang, Tenga Amurang dan Kecamatan Tumpaan.

Baca Juga:  Bupati ROR Pimpin Rakor Forkopimda

Selain itu juga Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, SH., akan mengusulkan pembangunan Air Baku baik untuk air minum maupun kebutuhan irigasi.

Program Percepatan Peningkatan TataGuna Air Irigasi selanjutnya disingkat P3-TGAI juga telah diusulkan Bupati yaitu program perbaikan, rehabilitasi atau peningkatan jaringan irigasi dengan berbasis peran serta masyarakat petani yang dilaksanakan oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air.

Sebagai informasi, beberapa waktu yang lalu Bupati Minahasa Selatan telah melakukan kunjungan yang sama ke Balai Jalan dan Balai Prasarana Pemukiman.

Semuanya bertujuan untuk pembangunan infrastruktur demi kesejahteraan Masyarakat Minahasa selatan.

Marlon Koraag