Kurang Tidur dapat Menyebabkan Kematian dan Penyakit-penyakit Berbahaya Ini

Manado – Memperingati Hari Tidur se Dunia 2021 atau World Sleep Day, yang jatuh 19 Maret, Instalasi Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP Prof. dr. R.D Kandou Manado, dibawah pimpinan dr. Sekplin Sekeon, MPH, Sp.S, bekerja sama dengan Bagian/KSM Neurologi melaksanakan kegiatan sosialisasi atau penyuluhan tentang Tidur dan Manfaatnya di ruang tunggu poliklinik bedah Jumat, 26 Maret 2021.

Dalam kegiatan tersebut Dr. dr. Herliani Khosama, Sp.S(K) dan dr. Devina Carolina menyampaikan materi terkait kualitas tidur yang baik, yakni meningkatkan pembelajaran, daya ingat, kreativitas, dan suasana hati (mood), memperkuat sistem kekebalan, memudahkan menjaga pola makan yang sehat.

“Jam tidur dan bangun tidur yang stabil mempengaruhi kualitas tidur yang baik dan menyebabkan mood dan performa yang lebih baik. Jika jam tidur sering berubah dapat menyebabkan efek pada fungsi kognitif dan kesehatan. Kurang tidur dapat menyebabkan kematian, obesitas, diabetes, penyakit jantung, penyakit mental. Tidur adalah salah satu kebutuhan biologis yang penting untuk kehidupan selain makanan, minuman dan udara,” ujar dokter Herliani.

Baca Juga:  Sulut United Kandaskan PSBS Biak 1-0

Dokter Herliani menambahkan, agar setiap orang meluangkan waktu untuk melepas lelah setelah beraktivitas, seperti membaca atau mendengarkan musik, harus menjadi bagian dari ritual sebelum tidur anda.

Siang hari adalah kuncinya mengatur pola tidur sehari-hari. Cobalah untuk keluar masuk sinar matahari alami setidaknya selama 30 menit setiap hari.

“Olah raga memang bagus, tetapi jangan terlalu larut,” lanjutnya.

Pada kesempatan tanya jawab diakhir materi langsung diisi dengan pertanyaan- pertanyaan oleh peserta terkait dengan materi yang sudah disampaikan oleh dokter Herliani dan Devina.

Di akhir kegiatan sebagai bentuk apresiasi dari Instalasi Promkes memberikan gimik kepada setiap peserta yang aktif dalam mengikuti penyuluhan yang diserahkan langsung oleh epala instalasi promkes sekaligus menutup kegiatan penyuluhan.

(Ben)