Kata Senduk, Ini Substansi Rakor Pra Musrenbang RKPD

TOMOHON, MANADONEWS.CO.ID – Rapat Koordinasi (Rakor) Perencanaan Pembangunan Pra Musrenbang RKPD Kota Tomohon tahun 2022 dalam format Focus Group Discussion merupakan forum pemantapan persiapan pelaksanaan Musrenbang RKPD tingkat kota, untuk sinergitas program dan kegiatan pembangunan di Kota Tomohon.

Demikian dikatakan Wali Kota Tomohon Caroll J.A. Senduk, SH dalam sambutan yang dibacakan oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kota Tomohon Jemmy Ringkuangan, AP, M.Si saat berlangsungnya Focus Group Discussion Pra Musrenbang untuk Penyusunan RKPD Kota Tomohon Tahun 2020, bertempat di Lantai III MPP Kantor wali Kota, Senin (29/3).

Wali Kota berharap dokumen perencanaan pembangunan tahunan yang akan disusun dapat menjamin tercapainya keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan serta merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam tahapan penyusunan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) yang terdiri dari kebijakan umum APBD (KUA), prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS) serta rencana kerja anggaran (RKA) perangkat daerah.

“Saya berharap rencana program dan kegiatan yang akan termuat dalam dokumen RKPD nantinya harus bersinergi dengan tema, sasaran prioritas, rencana program aksi pembangunan yang disepakati, serta memperhatikan berbagai pokok-pokok pikiran dari para pemangku kepentingan, begitu juga pokok-pokok pikiran DPRD,” ujarnya.

Baca Juga:  Ini Penjelasan Frangki Terkait Reses Anggota DPRD

Dalam rangka menuntaskan berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. kata Wali Kota, Perangkat Daerah terkait diharapkan dapat mengakomodir usulan masyarakat secara efektif, cermat dan terencana dengan baik, sehingga kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi secara bertahap.

“Oleh karena itu diperlukan peran aktif dari setiap delegasi Kecamatan yang hadir untuk memberikan usulan-usulan dari masyarakat berdasarkan hasil Musrenbang tingkat Kelurahan dan Kecamatan yang sudah di input dalam sistem SIPD (sistem informasi pemerintah daerah) yang adalah aplikasi langsung dari Kementerian Dalam Negeri RI, karena tahapan penyusunan dokumen RKPD Kota Tomohon tahun 2022 saat ini sudah berbasis elektronik (e-Planning) termasuk e-Pokir atau pokok-pokok pikiran DPRD yang juga di input dalam aplikasi SIPD,” urainya.

Lanjutnya, Rakor saat ini adalah saat yang tepat dalam memberikan masukan dan memilih program dan kegiatan serta skala prioritas.

“Diharapkan kepada seluruh peserta untuk pro aktif dalam forum ini, agar dalam menentukan skala prioritas lebih mengedepankan kepentingan bersama untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang tentunya juga harus disesuaikan dengan visi dan misi serta program unggulan dari Walikota dan Wakil Walikota Kota Tomohon,” pintanya.

Baca Juga:  PENGUMUMAN DAFTAR CALON SEMENTARA ANGGOTA DPRD KABUPATEN MINAHASA DALAM PEMILU TAHUN 2019

“Karena hanya dengan totalitas dan komitmen yang tinggi dengan melibatkan seluruh kelompok dan lapisan masyarakat, maka kita akan dapat mewujudkan Kota Tomohon yang lebih maju, berdaya saing dan sejahtera,” imbuhnya.

Meski masih berada dalam pandemi Covid-19, yang mengakibatkan krisis kesehatan dan berdampak pada melemahnya perekonomian, katanya lagi, Pemerintah Kota Tomohon tetap berupaya dalam percepatan penanganan pandemi ini, karena sudah menjadi prioritas Wali Kita dan wakil Wali Kota sebagai pimpinan daerah untuk mensejahterakan masyarakat Kota Tomohon.

“Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah Kota Tomohon saat ini yaitu memanfaatkan dana pusat terkait pemulihan ekonomi nasional (Dana PEN),” tukasnya.

Kegiatan dihadiri melalui vidcon Anggota DPRD Kota Tomohon, Kepala Bapelitbang Daerah Kota Tomohon Drs. Daniel Pontonuwu, Narasumber DR. Stevanus Ngenget, SS, MA selaku Dekan Fakultas Pariwisata Unika De’la Salle, DR. Een Novritha Walewangko, MSc akademis Fakultas Ekonomi Unsrat, para Delegasi dari setiap Kecamatan, serta para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Akademis.

Yunita Rotikan