Wah Seorang Advokat Laporkan Oknum Satpol PP Manado

MANADO – Penganiayaan terjadi di Mr H Cafe, kawasan Megamas Manado berujung proses hukum. Korban, Junaedy S Lintong (29), melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Manado, Senin (19/4/2021).

Warga berdomisili di Desa Mapanget, Jaga XXI, Kecamatan Talawaan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) ini tidak terima penganiayaan yang dilakukan beberapa oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Manado, Minggu (18/4/2021).

Seperti dalam laporan Nomor: LP/B/559/IV/2021/SPKT/POLRESTA MANADO tertanggal 19 April 2021, korban yang juga berprofesi sebagai Pengacara (Advokad) ini menerima informasi dari salah seorang karyawan Mr H Cafe, akan ada penyitaan oleh petugas Satpol PP Kota Manado.

Ia pun langsung menuju lokasi kejadian untuk menanyakan dokumen penyitaan.

Adu mulut pun terjadi karena petugas Satpol PP Kota Manado tidak bisa menunjukkan dokumen yang diminta. Saat sedang berdebat, tiba-tiba salah seorang oknum Satpol PP menariknya ke belakang.

Saat bersamaan datang beberapa petugas Sat Pol PP lainnya langsung melayangkan bogem mentah ke wajah korban sebanyak tiga kali.

Baca Juga:  New Datsun Tawarkan Performa Baru

Tidak hanya itu, ada juga yang menendang korban di bagian mulut. Akibatnya, korban mengalami sakit di bagian mata kiri, punggung, luka lecet di lutut kanan dan luka bagian mulut.

Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Thommy Aruan, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya laporan penganiayaan tersebut.

“Laporannya sudah kami terima, korban sudah dilakukan visum dan saat ini sedang dalam proses pemeriksaan oleh penyidik,” kata Aruan.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Manado Yohanis Waworuntu yang coba dimintai keterangannya tidak meresponnya.(ferdinandranti)