Tomohon Berlakukan PPKM Ketat, Ibadah via Daring

  • Whatsapp

TOMOHON, MANADONEWS.CO.ID – Pemerintah Kota Tomohon di bawah kepemimpinan Wali Kota Caroll Senduk, SH dan Wakil Wali Kota Wenny Lumentut, SE, berupaya maksimal dalam memutus mata rantai pandemi Covid19.

Kaban Kesbangpol Tomohon Ronni Lumowa S.Sos, M.Si menjelaskan, berdasarkan hasil Rapat Wali Kota dengan Forkopimda dan jajaran terkait, Kamis (8/7), telah diputuskan sejumlah kebijakan.

Bacaan Lainnya

“Besok (10/7 hari ini, red) Forkopimda akan langsung melakukan pemeriksaan di tempat – tempat usaha perihal Prokes,” terangnya.

Tempat usaha yang melanggar Prokes langsung ditindak.

Khusus Taratara Raya, katanya, segala jenis acara tidak diijinkan.

“Untuk kedukaan hanya diperkenankan pihak keluarga dan pelaksanaannya dipersingkat. Sesuai hasil rapat, nantinya akan dirumuskan oleh Asisten 1,” tukasnya.

Rapat juga memutuskan penutupan sementara tempat ibadah di Taratara Raya.

“Ibadah berlangsung lewat pengeras suara dan via daring,” tandasnya.

Baca Juga:  Polda Sulut Tingkatkan Pengamanan di Rumah Ibadah dan Pusat Keramaian

Pengetatan PPKM juga diberlakukan untuk wilayah Tinoor raya.

“Sedangkan lokasi – lokasi wisata jumlah pengunjung dibatasi hanya 25 persen,” ujarnya.

Lumowa meminta seluruh komponen Kota dapat memahami dan menaati apa yang diputuskan oleh Pemkot bersama Forkopimda karena semua itu untuk kebaikan bersama.

Lanjutnya, Wali Kota Caroll Senduk, SH dan Wakil Wali Kota Wenny Lumentut, SE selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi seluruh masyarakat, khususnya dalam menghadapi pandemi Covid19.

Pos terkait