Example floating
Example floating
Berita TerbaruBerita UtamaKesehatanMinselPendidikan

Dokter Schouten Dampingi Bupati – Wabup Minsel Tinjau Vaksinasi di SMP Negeri 1 Amurang

×

Dokter Schouten Dampingi Bupati – Wabup Minsel Tinjau Vaksinasi di SMP Negeri 1 Amurang

Sebarkan artikel ini

AMURANG, MANADONEWS.CO.ID –  Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) terus berupaya agar peserta didik tetap melakukan kegiatan belajar mengajar secara fisik lewat Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT).

Hal itu menyusul terbitnya SKB 4 Menteri perihal kelonggaran pelaksanaan PTMT hingga ke daerah terlebih daerah dengan zonanya aman pemaparan Covid-19 dan guru sudah melakukan vaksinasi.

MANTOS MANTOS

“Pemerintah sangat fokus dengan ini. Apalagi saat penyebaran virus Covid-19 semakin massif dan mudah menyerang anak-anak. Hak anak tetap harus diberikan. Namun tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan anak. Oleh karena itu, pemberian vaksin tidak hanya diberlakukan untuk tenaga pengajar, namun juga harus diberikan bagi peserta didik,”ujar Bupati Franky Donny Wongkar SH (FDW) saat memantau langsung kegiatan Vaksinasi di SMP Negeri 1 Amurang, Selasa (28/09/2021).

Bupati FDW yang datang bersama Wakil Bupati Pdt Petra Yanni Rembang MTH (PYR), dan didampingi oleh Kadis Kesehatan Minsel dr Erwin Schouten langsung menyapa para siswa usia 12 – 17 tahun SMP Negri 1 Amurang yang sudah siap untuk vaksin.

Baca Juga:  Tandas Rompas Penerima Bantuan Harus Bawa Surat Vaksin, Kecuali...

Informasi yang dihimpun, program Vaksinasi anak Usia 12 – 17 tahun yang telah dimulai sejak 07 Mei 2021 dan mendapat respon baik dari masyarakat Minahasa Selatan guna menghadapi pelaksanaan kegiatan belajar mengajar yang di sebut pembelajaran Tatap muka terbatas ( PTMT)

Sebagaimana laporan dari Tim Vaksinasi yang dipimpin Kepala Puskesmas Amurang dr Yudi Emor kepada Bupati dan Wakil Bupati bahwa Jumlah Vaksin zinovac yang di sediakan berjumlah 10 vial yang bisa di gunakan untuk 100 orang, dalam skrining sebelum vaksin tersebut terdapat beberapa anak yang belum bisa di vaksin karena Flu, tekanan darah rendah, dan datang bulan.

Sementara jumlah anak yang mengikuti vaksin sebanyak 26 pelajar, yakni 18 pelajar menerima vaksin dosis Satu, dan Delapan siswa menerima vaksin dosis Dua dari SMP Negeri 1 Amurang, dan tambahan dari SMP Negeri 2 Amurang.

Baca Juga:  BERITA FOTO: Air Sungai Meluap, Warga Taas Nyaris Terisolasi

Dalam kesempatan tersebut Kadis Dinkes Minsel dr Erwin Schouten menyampaikan bahwa, dinas yang dipimpinnya selalu mendukung program Pemerintah Daerah dan tetap berupaya untuk menekan penyebaran Covid-19. Walapun sudah ada penurunan besaran penyebaran namun kita jangan lengah dan tetap berupaya untuk terus menekan angka penyebaran.

“Salah satu upaya yang digalakan dari Pemerintah Pusat sampai ke daerah dengan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk divaksinasi agar terbentuk herd immunity atau kekebalan kelompok.”pungkas Schouten(Lipsus)

Marlon Koraag

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *