Pengurus APINDO Mendatangi Ombudsman Sulut, Ini yang Dibicarakan

Manado – Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sulawesi Utara (Sulut) melakukan silahturahmi ke Kantor Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sulut dan diterima langsung Meilany F. Limpar, Kepala Kantor Ombudsman RI Perwakilan Sulut.

Silahturahmi ini dirasakan sangat penting bagi APINDO Sulut untuk membangun hubungan pelayan publik yang lebih baik.

Bacaan Lainnya

Sebagai wadah  organisasi bagi pengusaha, APINDO dibentuk untuk memberikan wadah komunikasi dan tukar pikiran untuk memecahkan berbagai permasalahan yang muncul di bidang perindustrian dan hubungan industrial.

Indonesia memiliki beberapa organisasi pengusaha, salah satu yang terbesar adalah Asosiasi Pengusaha Indonesia, yang  kita kenal sebagai APINDO.

APINDO Sulawesi Utara membangun hubungan yang baik dengan berbagai pihak. Di samping pemerintah, APINDO Sulut juga membina hubungan baik dengan Ombudsman.

Baca Juga:  Gubernur Olly Dampingi Panglima TNI dan Kapolri Pantau Keamanan Sulut Jelang Nataru

Silaturahmi Senin (11/7/2022), dipimpin Wakil Ketua APINDO Sulut, Amelia Tungka, bersama pengurus Hence Karamoy dan Syerly Sompotan.

Dari hasil pembicaraan APINDO Sulut dan Ombudsman Kantor Perwakilan Sulawesi Utara, beberapa pekan ke depan akan melakukan kerjasama untuk kemajuan dunia usaha di Sulut di antaranya pelaksanaan Musda APINDO Sulut, juga digelar kegiatan dengan memberikan penghargaan bagi para pihak yang telah melakukan hal-hal yang baik dalam hal pelayanan publik yang dilaksanakan oleh para pengusaha baik kantor, perusahaan maupun lembaga.

“Ada banyak organisasi di Sulawesi Utara dan APINDO Sulut adalah organisasi yang terbuka dan mau selalu berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Ombudsman demi kemajuan daerah. Adanya Musda yang dirangkaikan dengan pemberian penghargaan dan bekerjasama dengan media adalah suatu hal yang baik,” ujar Kepala Ombudsman Sulut, Meilany Limpar.

Ditambahkan Meilany Limpar, bahwa APINDO adalah organisasi terbuka dan diharapkan bagi pengusaha untuk memperhatikan yang berkaitan dengan masyarakat, pembuatan standart pelayanan.

“APINDO punya peluang memberi masukkan kepada pemerintah dan buat kebijakan. APINDO bisa jadi wadah satukan persepsi dengan pemerintah dan merupakan organisasi yang terbuka,” tambah Limpar.

Baca Juga:  Gubernur: Perangkat Daerah Wajib Paham E-LHKPN

Sementara Wakil Ketua APINDO Sulut, Amelia Tungka, menyampaikan bahwa APINDO Sulut senantiasa menjalankan organisasi sesuai aturan pemerintah.

“Apa yang diatur pemerintah APINDO ikuti, baik berupa surat edaran, aturan atau surat keputusan pemerintah APINDO mengikuti dan juga kami sampaikan terima kasih ibu Kepala Ombudsman boleh memberi waktu kepada APINDO Sulut,” tutur Amelia Tungka, Owner Mega Mas Group Manado.

Berbagai hal lainnya dibicarakan dalam pertemuan ini, termasuk pemberian penghargaan APINDO bekerja sama dengan Ombudsman dan media yang disambut baik kepala Ombudsman.

Hubungan yang baik dalam komitmen untuk kemajuan daerah baik oleh APINDO maupun Ombudsman dibicarakan dalam pertemuan ini.

“Ketua APINDO Sulut pak Nicho Lieke juga ibu Amelia Tungka dan jajaran serta Ombudsman Sulut memiliki hubungan yang sangat baik, silaturahmi dan diskusi ini adalah kelanjutan saja dan sangat penting agar bisa menjalin hubungan kerja sama dan melakukan kegiatan yang berguna ke depan untuk kemajuan daerah,” jelas Hence Karamoy, Pengurus APINDO Sulut.

Organisasi pengusaha APINDO adalah wahana interaksi industrial yg memiliki fungsi membangun kemitraan, menyebarkan usaha, memperluas lapangan kerja, dan menaruh kesejahteraan pada pekerja/buruh secara terbuka, demokratis, dan adil.

Baca Juga:  Kapal Bermuatan 420 Bal Cabo Alami Kecelakaan, Ini Yang Dilakukan Bea Cukai

 

 

Pos terkait