DPRD Minsel Bahas Lima Agenda Utama lewat Rapat Paripurna

AMURANG, MANADONEWS.CO.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Minahasa Selatan (Minsel) menggelar Rapat Paripurna membahas lima agenda utama, bertempat di Ruang Rapat DPRD Minsel, Senin (5/9/2022).

Rapat Paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Minsel Stefanus Lumowa SH didampingi Wakil Ketua Poulman Runtuwene SE. dihadiri Bupati Minsel Franky Donny Wongkar, SH (FDW) didampingi Wakil Bupati Pdt. Petra Yani Rembang (PYR), unsur Forkopimda, seluruh Anggota DPRD, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Minsel Glady Kawatu SH, M.Si, jajaran Pemkab, Sekretaris DPRD Minsel Lucky Tampi.

Bacaan Lainnya

Adapun agenda pembahasan pada Rapat Paripurna meliputi Penyampaian Laporan Hasil Reses III Masa Persidangan Ke-tiga Tahun Sidang 2021-2022, Penutupan Masa Peridangan Ke-tiga Tahun Sidang 2021-2022 dan Pembukaan Masa Persidangan Ke-satu Tahun Sidang 2022-2023, Pembicaraan Tingkat Ke-dua Terhadap Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Minahasa Selatan tentang Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan Lingkungan -Pengelolaan Keuangan Daerah, Pembicaraan Tingkat Ke-satu Terhadap Rancangan Peraturan Daerah yang berasal dari Bupati tentang Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan, Pembicaraan Tingkat Ke-satu Terhadap Rancangan Peraturan Daerah inisiatif DPRD tentang tata Cara Penyusunan Propemperda -penaggulangan Kemiskinan.

Baca Juga:  Wenny Lumentut dan Istri Hadiri Perayaan Ekaristi Pesta Pelindung dan Sertijab Pastor Paroki Roh Kudus Tomohon

Bupati FDW menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pimpinan dan segenap Anggota DPRD Minsel yang telah melaksanakan peran dan fungsinya sebagai wakil rakyat, dengan memanfaatkan masa reses yang ada untuk turun langsung di lapangan menyerap banyak harapan, keinginan dan kebutuhan masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing, serta saat ini telah menyampaikan hasil reses tiga masa persidangan ke-dua tahun sidang 2021/2022.

“Selaku eksekutif, tentunya kami akan selalu terbuka terhadap berbagai saran, masukan dan pemikiran, teristimewa dalam pelaksanaan tugas DPRD sebagai wakil rakyat yang menyuarakan aspirasi masyarakat,” ucap FDW.

Lanjutnya, Kita sungguh memahami dan menyadari ada berbagai macam aspirasi masyarakat yang belum terwujud.

“Namun dalam keterbatasan, kita harus mampu memilih dan memilah, mana yang menjadi keinginan dan mana yang menjadi kebutuhan, dengan tetap berkomitmen bahwa apa yang kita buat adalah demi kemajuan dan peningkatan taraf hidup dan tingkat kesejahteraan masyarakat Kabupaten Minahasa Selatan yang kita cintai,” terangnya.

Pos terkait