Manganitu, MN — Pengurus Pimpinan Daerah (PD) Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Sulawesi Utara menyalurkan bantuan sapi kurban kepada Masjid Al Djamal Lehimi di Kecamatan Manganitu Selatan, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Selasa (26/5/2026).
Penyerahan hewan kurban tersebut dilakukan oleh pengurus PD TIDAR Sulawesi Utara, Rivandi Andhika Malibu, yang hadir mewakili Ketua PD TIDAR Sulawesi Utara, Standius Bara Prima.
Penyaluran hewan kurban ini disebut sebagai bagian dari komitmen TIDAR dalam memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada masyarakat, khususnya menjelang momentum Hari Raya Idul Adha.
Dalam kesempatan itu, Rivandi Andhika Malibu menyampaikan bahwa penyaluran hewan kurban bukan sekadar bantuan simbolis, tetapi juga menjadi bentuk nyata dari semangat gotong royong dan solidaritas sosial.
“Bantuan sapi kurban ini merupakan amanah dari Ketua PD TIDAR Sulawesi Utara, Bapak Standius Bara Prima, sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan dengan masyarakat. Kami berharap hewan kurban ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi jamaah serta masyarakat sekitar Masjid Al Djamal Lehimi,” ujar Rivandi.
Sementara itu, Ketua PD TIDAR Sulawesi Utara, Standius Bara Prima, dalam keterangannya menyampaikan bahwa nilai utama dari kurban adalah semangat berbagi serta mempererat hubungan antarsesama.
“Kurban bukan hanya tentang menyerahkan hewan, tetapi juga tentang membangun rasa empati, persaudaraan, dan kepedulian sosial. Kami ingin TIDAR hadir bukan hanya dalam aktivitas kepemudaan dan kebangsaan, tetapi juga menyentuh langsung kehidupan masyarakat melalui aksi-aksi nyata,” kata Bara Prima.
Ia menambahkan bahwa semangat kebersamaan lintas daerah dan lintas kelompok masyarakat perlu terus dijaga sebagai bagian dari nilai persatuan bangsa.
Penyerahan bantuan tersebut disambut baik oleh pihak pengurus Masjid Al Djamal Lehimi dan masyarakat setempat yang mengapresiasi perhatian serta kepedulian yang diberikan kepada warga di wilayah Manganitu Selatan.
Melalui kegiatan sosial tersebut, TIDAR Sulawesi Utara berharap nilai gotong royong dan semangat berbagi dapat terus tumbuh dan menjadi budaya yang memperkuat hubungan antarmasyarakat. (Srapar)












