Example floating
Example floating
Berita TerbaruBerita UtamaManado

Berharap Nakes Mampu Menjiwai Tugas, Jimmy Panelewen Memaparkan Sejarah HKN Dimulai Pemberantasan Malaria

×

Berharap Nakes Mampu Menjiwai Tugas, Jimmy Panelewen Memaparkan Sejarah HKN Dimulai Pemberantasan Malaria

Sebarkan artikel ini

Manado – Dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) dan Natal 2022, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof dr R.D Kandou Manado, mengutus panitia yang sudah dibentuk dalam ibadah rutin di Gereja Oikumene Lukas RSUP Kandou, Rabu (5/10/2022).

Direktur Utama RSUP Prof dr R.D Kandou, Dr dr Jimmy Panelewen, SpB-KBD, dalam sambutannya menyampaikan ucapan syukurnya atas berkat dan kesehatan yang diberikan sehingga hari ini RSUP Kandou bisa melantik dan mengutus Panitia HKN dan Panitia Natal.

MANTOS MANTOS

“Jadi nanti di tahun depan kita akan bentuk panitia tahunan karena
setiap tahun ada 3 hari besar di rumah sakit Kandou, yang pertama hari ulang tahun rumah sakit, HKN dan hari Natal,” ujar Panelewen.

Diri berharap, panitia yang telah dilantik dapat menangkap velue dari dua momen ini hari kesehatan dan Natal.

“Velue ini betul-betul diimplementasikan, merasuk dan menjiwai tugas dan fungsi kita sebagai tenaga kesehatan melayani pasien dan keluarga di rumah sakit Kandou,” ungkap Dirut Panelewen.

Baca Juga:  Dirut Jimmy Palenewen Mencanangkan Perayaan HUT ke 27 RSUP Kandou

Lebih jauh Dirut menjelaskan, sejarah Hari Kesehatan Nasional di Indonesia diperingati pertama kali pada 12 November 1964 untuk mengingat keberhasilan pemberantasan malaria.

Menilik kembali pada sejarah, pada era tahun 50-an, penyakit malaria merupakan penyakit yang banyak diderita masyarakat Indonesia.

Ratusan ribu jiwa terenggut akibat malaria, karena itulah, pemerintah berupaya melakukan pemberantasan malaria atau malaria eradication di seluruh penjuru tanah air.

Guna mencapai hal tersebut, tahun 1959 dibentuklah Dinas Pembasmian Malaria yang pada Januari 1963 berubah namanya menjadi Komando Operasi Pemberantasan Malaria (KOPEM).

Pembasmian malaria dilakukan dengan menggunakan insektisida Dichloro Diphenyl Trichloroethane (DDT) yang disemprotkan secara massal ke rumah-rumah di seluruh Jawa, Bali, dan Lampung.

Penyemprotan secara simbolis dilakukan oleh Presiden Soekarno 12 November 1959 di Desa Kalasan, Yogyakarta. Selanjutnya, kegiatan penyemprotan DDT juga dibarengi dengan kegiatan pendidikan kesehatan atau penyuluhan kepada masyarakat.

Baca Juga:  RSUD Mokoyurli Buol Kaji Banding di RSUP Kandou Manado

Lima tahun kemudian, lebih kurang 63 juta penduduk telah mendapat perlindungan dari penyakit malaria.

Karena itu, 12 November 1964, keberhasilan pemberantasan malaria tersebut diperingati sebagai Hari Kesehatan Nasional (HKN) pertama. Hal inilah yang menjadi titik awal kebersamaan seluruh komponen bangsa dalam pembangunan kesehatan di Indonesia.

“Nah, dari sejarah HKN ini saya berharap panitia HKN dan Hari Natal ini dapat menangkap bagaimana gigihnya upaya intens dan konsisten sehingga berbuah sesuatu yang sangat besar itulah sejarah mencatat. Mungkin sejarah sejarah kecil yang ada di RSUP Kandou akan mencatat upaya upaya dari kita semua selama covid-19 dan selama kita berkiprah di RSUP Kandou,” pungkasnya.

(BenyaminAlfonso)

 

 

Example 120x600