Ini yang Disampaikan PHRI kepada Tim Kementerian PPN/BAPPENAS saat Mengunjungi Sulut

Hence Karamoy dari PHRI Sulut

Manado – Berbagai hal mengenai kemajuan daerah di Indonesia melalui peran aktif kementerian terkait sangatlah diperlukan.

Pemerintah pusat melalui kementerian terkait bukan hanya mendengar tapi turun langsung untuk melihat dan mendengar berbagai masukkan untuk kemajuan suatu daerah.

Bacaan Lainnya

Bertempat di Fourpoints Hotel kawasan Manado Town Square (Mantos), Senin (17/10/2020), Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Republik Indonesia (RI) menindak-lanjuti rapat panitia antar kementerian pada 30 September 2022 lalu, tentang pembahasan Rancangan Peraturan Presiden atas Rencana Induk Pariwisata Nasional (RIDPN) Manado-Likupang, menggelar rapat rencana pengembangan swasta dan BUMN Manado-Likupang.

Hadir pada kesempatan tersebut dan diberi kesempatan sebagai narasumber yakni pihak Angkasa Pura I yang diwakili oleh Indra Nasution, dari Kemenpar Syahrifan Patadjenu, Pelindo Manado oleh Ronny S dan konsultan Zulfikar.

Baca Juga:  Pengurus APINDO Mendatangi Ombudsman Sulut, Ini yang Dibicarakan

Acara dipandu Istasius Angger Anindito, Head of Sub-directorate of Tourism, Directorate of Industry, Tourism and Creative Economy ini, berjalan lancar dan diselingi tawa penuh keceriaan namun serius dan tim berhasil mendapatkan masukkan yang sangat berguna sesuai materi presentasi mengenai potret kinerja perusahaan 2020-2022 dan rencana pengembangan perusahaan 5 tahun mendatang.

“Pihak kami dari Angkasa Pura sudah siap dengan berbagai langkah untuk menunjang pariwisata daerah dengan program dan terobosan yang sudah dan akan dilakukan untuk pengembangan pariwisata di daerah, di antaranya ada panggung yang kami siapkan untuk mementaskan berbagai kebudayaan daerah,” ujar Indra dari Angkasa Pura I.

Sementara pihak Pelindo pun sudah melakukan berbagai hal sambil menunggu instruksi selanjutnya namun yang pasti sangat mendukung untuk setiap program pemerintah khususnya pengembangan dunia pariwisata.

Pemateri terakhir dari Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Utara melalui Hence Karamoy, menyampaikan berbagai hal yang menjadi program dan kendala yang dihadapi untuk kiranya dapat dilakukan perubahan agar lebih baik ke depan dan bantuan pihak kementerian.

Baca Juga:  Bawaslu Mitra Dicecar Pertanyaan Larangan Pemilu Oleh Sumendap

“PHRI sangat antusias semangat Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw (ODSK) dengan berbagai terobosan yang dilakukan ODSK dalam mengembangkan dunia pariwisata di Sulut yang semakin berkembang, di samping pembenahan juga jemput langsung membuka jalur-jalur penerbangan dari luar negeri ke Sulawesi Utara,” jelas Hence Karamoy.

Ditambahkan Karamoy, PHRI di samping terus melakukan terobosan tak lupa juga memperlengkapi para pekerja hotel dan restoran melalui kursus gratis bahasa Inggris dan Mandarin yang terbuka juga bagi masyarakat umum.

“Ketua PHRI Sulut bapak Nicho Lieke tidak tinggal diam dan beliau jeli melihat peluang dan tantangan para pekerja ke depan, sehingga sudah beberapa tahun ini PHRI Sulut menggelar kursus agar para pekerja di Sulut bisa berbahasa Inggris juga Mandarin, dan melakukan kerjasama dengan tim Cakap dan organisasi PSMTI warga Tionghoa untuk mengadakan kursus bahasa Inggris dan Mandarin yang luar biasanya gratis atau tidak dipungut biaya,” tukas Hence Karamoy.

Pihak kementerian merasa cukup puas dengan hasil rapat kali ini sambil ke depan jika ada yang masih perlu dikonsultasikan akan saling menghubungi kembali.

Baca Juga:  Politisi Talaud Ini Kecam Pernyataan Mendagri Soal Pemekaran

Hadir tim dari kementerian yakni Samuel Kharis Harianto, Rizal Putra Munthe, Yunan Maulana, Raisa April Lena, juga dari Direktorat Industri, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif. Hadir pula pada kesempatan ini pemilik Mantos Hendri Thenock.

(HenceKaramoy)

Pos terkait