Pengarahan Pangdam Denny Tuejeh kepada 450 Personel Satgas Organik Wilayah Papua Yonif Raider 712/Wiratama

Manado – Panglima Kodam (Pangdam) XIII/Merdeka Mayjen TNI Denny Tuejeh berikan pengarahan kepada 450 personil Satgas satuan organik wilayah Kodam XVII/Cenderawasih tahun 2022 Batalyon Raider 712/Wiratama, Selasa (18/10/2022) di Markas Yonif Raider 712/Wiratama, Manado.

Satgas Satuan Organik Yonif Raider 712/Wiratama di Wilayah Kodam XVII/Cenderawasih akan ditempatkan di kolam pos rawan Organisasi Papua Merdeka (OPM) atau Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP) daerah penggunungan Puncak Jaya di Kabupaten Mulia.

Bacaan Lainnya

Satuan yang terkenal dengan moto ” Cepat Senyap Tepat ” tersebut akan melaksanakan Operasi Teritorial melalui pendekatan Pembinaan Teritorial (Binter) untuk membantu Kodim dan Koramil setempat dalam rangka menciptakan ketenteraman dan rasa aman pada masyarakat khususnya bagi masyarakat Papua, dengan dipimpin oleh Danyonif Raider 712/Wiratama Letkol Inf Madiyan Surya, S.Hub.Int., M.Han selaku Dansatgas satuan organik wilayah Kodam XVII/Cenderawasih tahun 2022 Batalyon Raider 712/Wiratama.

Dalam arahannya, perwira tinggi TNI AD yang sejak 29 Desember 2021 mengemban amanat sebagai Pangdam XIII/Merdeka mengatakan, tugas adalah kebanggaan untuk kita sekali lagi tugas adalah kebanggaan untuk seorang prajurit. Operasi itu adalah kehormatan, tugas operasi itu adalah kehormatan karena anda diberi kepercayaan untuk menjaga keamanan dan keutuhan negara ini.

Baca Juga:  Gubernur Keluarkan Surat Edaran Terkait Penegakan Prokes Covid-19

” Tugas itu adalah kebanggaan karena kepadamu diberikan amanah, dipundakmu diberikan tugas itu yang tidak bisa diberikan kepada sembarang orang hanya kita yang bisa melakukan itu dan itu adalah kebanggaan ditunggu “, kata Mayjen TNI Denny Tuejeh.

Dijelaskan Pangdam bahwa, dari upaya upaya yang dilakukan kalian semuanya para prajurit Yonif Raider 712/Wiratama saya bisa melihat kalian serius untuk itu bukan hanya serius melaksanakan tugas ke papua tetapi juga kalian menyiapkan hal yang bisa bermanfaat untuk masyarakat disana dan itu cukup membanggakan, saya selaku panglima berterimakasih untuk itu saya harap itu merupakan wujud yang dilaporkan Danyon kepada saya adalah wujud keseriusan kalian.

Selama 12 -14 hari kedepan kalian akan melaksanakan latihan pratugas, latihan ini adalah latihan yang cukup menantang mengapa karena kalian yang karakternya keras, karakter petarung, karakter pembunuh maksudnya menembak yang benar karena prajurit dilatih untuk membunuh kalau tidak kau yang dibunuh tapi membunuh dengan cara cara yang benar, dan itu sebabnya nanti kamu bakal dibekali dengan buku saku buku Humaniter.

” Tadi saya katakan bahwa latihan ini menantang, karena karaktermu yang keras tetapi tugasnya disana kalian hanya melaksanakan Pembinaan Teritorial (Binter), kalian Batalyon tapi dilatih teritorial ini lah seni nya 2 karakter yang bertolak belakang harus kamu jadikan satu, dan untuk melaksanakan tugas disana bagaimana caranya 2 minggu ini untuk menjadikan kamu prajurit yang memiliki 2 karakter tersebut “, ungkap Pangdam.

Baca Juga:  Pangdam Denny Tuejeh Memberikan Kejutan kepada Kapolda Sulut 

Lebih lanjut dikatakannya, dalam latihan pratugas ini selain untuk menjadikan prajurit Yonif Raider 712/Wiratama bisa memiliki 2 karakter baik petarung maupun teritorial kegiatan ini juga untuk membentuk jiwa korsa prajurit walaupun jiwa korsa tersebut sudah terbentuk sebelumnya tapi diharapkan ini dapat menguatkan dan mempererat hubungan diantara kalian untuk saling mengingatkan. Ingat tugas operasi tidak boleh main main itu harus dilandasi dengan satu kesadaran dan keikhlasan yang kuat karena ini tugas negara.

” Yang harus kamu lakukan tidak boleh stengah stengah, tidak boleh ada motivasi lain tidak boleh ada pikiran lain kecuali satu yaitu jangan kembali kalau tugasmu tidak sukses tidak selesai kalau ragu ragu lebih baik kembali, tapi saya yakin tidak ada prajurit yang seperti itu prajurit Yonif Raider 712/Wiratama yang saya kenal dari dulu tidak seperti itu “, ujar suami tercinta dari Ny Cicilia Evie Denny Tuejeh.

Sambil menambahkan, sebelumnya Danyonif Raider 712/Wiratama dan Danrindam XIII/Merdeka sudah berkunjung ke Papua untuk melihat apa kebutuhan dan bagaimana situasi disana dan saya yakin kalian sudah diberikan gambaran masalah tersebut.Kalian datang kesana bukan seperti Batalyon 712 yang saat ini ada disana, kalian berbeda dengan Batalyon Infanteri 711/Raksa Tama mereka bertugas menjaga perbatasan dengan negara Papua Nugini, nantinya ini latihan yang akan mengantarkan kamu nanti berhasil atau tidak disana dan ini menjadi tantangan untuk Danrindam XIII/Merdeka dan Asops Kasdam XIII/Merdeka untuk latih yang benar.

Baca Juga:  Keceriaan Warga Molingkapoto Sambut Jalan Tani

” Kepada Danrindam, Penyelenggara latihan, Danyon, Wadanyon, Danki, Danton, Danru dan anggota lakukan latihan ini dengan semangat dan harus kerjasama yang baik selama latihan, saya ucapkan selamat latihan dan mudah mudahan setelah latihan ini kamu betul betul sudah siap. Tetapi sekali lagi saya bangga dengan kalian belum pratugas saja kamu sudah menunjukkan kepada saya bahwa kamu sudah siap melaksanakan tugas operasi “, tutup mantan Kadispenad.

Pada kegiatan pengarahan tersebut Pangdam XIII/Merdeka yang didampingi Kapoksahli Pangdam XIII/Merdeka Kolonel Inf Theodorus Kawatu dan para Asisten Kasdam dan Kabalak Kodam XIII/Merdeka tersebut juga melaksanakan pengecekan alat perlengkapan yang akan digunakan selama penugasan di Papua nanti dan Satgas satuan organik wilayah Kodam XVII/Cenderawasih tahun 2022 Batalyon Raider 712/Wiratama akan berangkat penugasan pada bulan Desember 2022 nanti.

(Regina.TS)

 

 

Pos terkait