Kasrem Santiago Buka Latihan Penanggulangan Bencana Alam di Minahasa

Manado – Wilayah teritorial (Wilter) Korem 131/Santiago merupakan salah satu wilayah rawan terjadi bencana alam. Oleh karena itu Korem 131/Santiago melalui Kodim 1302/Minahasa melaksanakan Latihan Penanggulangan Bencana Alam (Latgubencal), yang dibuka langsung oleh Kepala Staf Korem (Kasrem) 131/Santiago Kolonel Inf Hengky Yudha Setiawan yang bertindak sebagai Inspektur upacara (Irup) dengan Komandan upacara (Danup) Kasdim 1302/Minahasa Mayor Inf Vino Onibala serta Perwira upacara (Paup) PasiPers Kodim 1302/Minahasa Lettu Inf Farisnop Oempoe, Senin (14/11/2022) di Stadion Babe Palar, Kelurahan Walian, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara.

Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Mukhlis dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kasrem 131/Santiago mengatakan pelaksanaan latihan penanggulangan bencana alam ini bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan satuan teritorial dalam merencanakan, mempersiapkan dan melaksanakan penanggulangan bencana alam.

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Danrem 131/Santiago Mendampingi Ketua BNPB Tinjau Lokasi Terdampak Abrasi Pantai Amurang

” Latihan penanggulangan bencana alam sangat penting sebagai bekal menghadapi bencana, sebab bencana itu ada dan tidak tahu kapan terjadi ,” kata Kasrem.

Dikatakan Kasrem, untuk itu setiap Stakeholder diharapkan dengan mengikuti latihan penangulangan bencana ini bisa memahami dalam mengambil keputusan terkait bencana alam dan mampu berkoordinasi dengan pihak lain yang memiliki tugas penanggulangan bencana alam tersebut.

” Mengingat pentingnya pelaksanaan kegiatan latgubencal ini, saya mengharapkan kepada para peserta latihan agar dapat melaksanakan kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, bersemangat dan penuh rasa tanggung jawab, sehingga tujuan pelaksanaan latihan penanggulangan bencana alam ini benar-benar dapat terwujud sesuai harapan ,” ungkap Pamen Almamater Akmil 1996 tersebut.

Ditambahkannya, kegiatan latihan ini merupakan program latihan dari Korem 131/Santiago, khususnya dalam rangka penanggulangan bencana alam dengan melibatkan stakeholder lain, yaitu BPBD, Dinas Kesehatan, Tagana, Basarnas, Kepolisian dan TNI agar terjadi sinkronisasi yang baik di lapangan,sehingga dengan adanya latihan ini manakala terjadi bencana alam yang sesungguhnya mereka sudah mengerti akan tugasnya.

Baca Juga:  Seperti Ini Maksud Pahlawan Masa Kini Menurut Mensos

” Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 hari terhitung mulai tanggal 14 November sampai dengan 18 November 2022, dengan materi latihan bencana alam yang disesuaikan dengan kondisi kultur wilayah khususnya di Kota Tomohon sendiri yang sering adanya aktivitas gunung Lokon yang masih Aktif sampai saat ini,” ujar mantan Aster Kasdam XVIII/Kasuari.

Kegiatan ini ditandai dengan pemasangan pita tanda peserta dan dihadiri oleh Kasiops Kasrem 131/Santiago Kolonel Inf Aris Windarto, Kasipers Kasrem 131/Santiago Kolonel Arm Sutikno, Kasilog Kasrem 131/Santiago Kolonel Czi Agung Isa Rakhman, Dandim 1302/Minahasa Letkol Inf Ircham Effendy, Dandenzibang 1/XIII Letkol Czi Muhammad Indra, Dandenbekang XIII-44-01 Letkol Cba Haris Munandar, Dandenpom XIII/1 Letkol Cpm Andi Suhandi, Kaajenrem 131/Santiago Letkol Caj Imam Qiodari, Pasipers Kasrem 131/Santiago Mayor Inf Muslijan, Kapolres Tomohon yang diwakili Kabagops Polres Tomohon Kompol Temmy Tony, Pgs Pasi Komsos Sterrem 131/Santiago Kapten Chb Celsius Dewangka, Asisten I Kota Tomohon mewakili Walikota Tomohon Ods Mandagi, Kepala BNPB Kota Tomohon Hengki Y Supit dan Kabid Rantib Pol PP Kota Tomohon Geralicia Polii.

Baca Juga:  Pengurus e-Sports Indonesia (ESI) Minahasa Resmi Dilantik, Porprov 2022 Target Sapu Bersih

(***/Reginannlhy)

 

Pos terkait