Kodim Minahasa Latihan Simulasi Penanggulangan Letusan Gunung Lokon

Manado – Tim gabungan penanggulangan bencana yang terdiri dari personil TNI, POLRI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tomohon, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Tomohon, Dinas Kesehatan Kota Tomohon, Dinas Perhubungan Kota Tomohon, Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan dinas terkait lainnya melakukan upaya penyelamatan dan evakuasi korban yang terdampak akibat meletusnya gunung Lokon, Selasa (15/11/2022) di Kelurahan Kayawu, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara.

Dalam pelaksanaan evakuasi tersebut para pengungsi dijemput langsung oleh tim evakuasi dari lokasi terdampak erupsi untuk dibawa ke lokasi yang lebih aman yang sudah disiapkan untuk menampung para pengungsi yaitu di Stadion Babe Palar, Kelurahan Walian, Kecamatan Tomohon Selatan, dan ditempat pengungsian tersebut sudah disiapkan segala sesuatu yang bisa digunakan untuk menangani para korban, diantaranya posko kesehatan lapangan, Dapur umum, posko BPBD, dan posko Dinas Sosial.

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Mewakili Dandim 1302/Minahasa, Mayor Inf Vino Onibala Hadiri Pembukaan Festival Danau Tondano

Kegiatan penyelamatan dan evakuasi tersebut merupakan rangkaian Latihan Penanggulangan Bencana Alam (Latgubencal) yang dilaksanakan oleh Kodim 1302/Minahasa yang satuan kewilayahannya berada dibawah Korem 131/Santiago. Latihan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 1302/Minahasa Letkol Inf Ircham Effendy selaku Komandan Satuan Tugas Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (Dansatgas PRCPB).

Dandim 1302/Minahasa Letkol Inf Ircham Effendy menyampaikan bahwa hari ini sudah memasuki hari kedua kita melaksanakan latihan penanggulangan bencana dan sesuai skenario latihan yang disiapkan oleh seksi operasi kita melaksanakan evakuasi terhadap pengungsi yang terdampak erupsi gunung Lokon, dalam hal ini saya perlu menekankan beberapa hal diantaranya perhatikan setiap tahap-tahap latihan sesuai urut-urutannya, laksanakan latihan ini dengan serius, setiap personil yang terlibat harus mengerti dan tau mau berbuat apa dan yang paling utama selama pelaksanaan latihan ini perhatikan faktor keamanan.

” Kegiatan latihan penanggulangan bencana ini sengaja di gelar agar setiap unsur terkait dapat mengetahui dan memahami jika sewaktu-waktu bencana itu terjadi maka semua instansi terkait sudah bisa dan mampu melakukan tugasnya sesuai dengan fungsi masing-masing yang sudah pernah dilatihkan, dan kegiatan latihan ini disaksikan oleh Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Kasrem 131/Santiago Kolonel Inf Aris Windarto.

Baca Juga:  Bupati ROR Hadiri Bedah Buku 'Audit Itu Gampang'

(***/Reginannlhy)

 

Pos terkait