Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed Bogani Bagikan Hasil Panen kepada Warga Pulau Majang

Pontianak, Manadonews.co.id – Personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonarmed 19/105 Tarik Bogani membagikan hasil pertanian dari lahan ketahanan pangan yang diolah oleh Satgas Yonarmed 19/105 Tarik Bogani kepada warga Desa Pulau Majang, Kecamatan Nanga Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/105 Tarik Bogani Letkol Arm Edi Yulian Budiargo, S.Sos., M.Han, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (21/12/2022) di Makotis Badau.

Bacaan Lainnya

Dansatgas mengungkapkan bahwa di sela sela tugas pokok mengamankan wilayah perbatasan, Satgas Yonarmed 19/105 Tarik Bogani juga mengembangkan potensi dalam bidang pertanian guna memanfaatkan lahan kosong yang dijadikan sebagai lahan ketahanan pangan yang dimana hasilnya sebagian akan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

” Beberapa hari lalu kita sudah memanen hasil dari lahan ketahanan pangan dan hasilnya cukup melimpah, kemudian dibagikan kepada warga di Desa Pulau Majang ,” kata Dansatgas.

Baca Juga:  Bappenas Ajukan Penambahan di Pagu Anggaran 2021

Ditambahkannya, bahwa kami akan terus berupaya membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di perbatasan RI-Malaysia khususnya dalam bidang pertanian, seperti membantu warga mengolah lahan pertanian, memberikan motivasi dan contoh melalui lahan ketahanan pangan yang diolah oleh satgas.

” Adapun hasil kebun yang dibagikan yaitu berupa cabai, tomat, terong, mentimun dan sayur-sayuran. Dimana hasil perkebunan tersebut langsung di serahkan kepada Kepala Desa Pulau Majang ,” ungkap Edi Yulian Budiargo.

Sementara itu Kepala Desa Pulau Majang Mus Mulyadi memberikan ucapan terimakasih atas kepedulian Satgas Pamtas Yonarmed 19/105 Tarik Bogani kepada warga di Desanya.

” Terima kasih atas kepedulian dari Bapak TNI Satgas Pamtas Yonarmed 19/105 Tarik Bogani kepada Desa kami dengan membagikan hasil panen. Semoga dapat bermanfaat dan dapat memotivasi masyarakat untuk dapat mengolah lahan perkebunan sendiri ,” ujar Mulyadi.

(***/Reginannlhy)

 

Pos terkait