Manado, MN — Warga Kelurahan Malayang Dua, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, kembali dibuat geram oleh pemadaman listrik mendadak yang terjadi menjelang Natal dan Tahun Baru (9/12).
Pemadaman yang berlangsung tanpa pengumuman dari PLN ini bukan hanya mengganggu aktivitas rumah tangga, tetapi juga menimbulkan kerugian bagi banyak warga.
Menurut sejumlah warga, pemadaman terjadi berulang kali dalam beberapa hari terakhir, termasuk yang terbaru pada Selasa siang hingga malam hari (9/12).
Setelah dikonfirmasi, barulah warga memperoleh kabar bahwa penyebabnya adalah pohon tumbang yang menimpa jaringan listrik. Namun warga menilai penanganan PLN sangat lambat.
“Kami baru tahu ada pohon tumbang setelah bertanya ke PLN. Tapi dari siang sampai malam tidak selesai-selesai. Kenapa penanganan begitu lama?” ujar Jenry Maniku, warga Malayang Dua Lingkungan II.
Dampak pemadaman tanpa pemberitahuan ini sangat terasa. Banyak warga mengaku peralatan elektronik mereka berada dalam kondisi berisiko akibat listrik padam dan menyala tiba–tiba. Beberapa mengeluhkan kulkas tak berfungsi optimal hingga khawatir bahan makanan menjadi rusak.
Tak hanya itu, aktivitas warga dalam mempersiapkan perayaan Natal turut terhenti. Sejumlah ibu rumah tangga yang sedang membuat kue Natal terpaksa menghentikan proses produksi karena listrik padam berulang.
“Kami lagi buat kue pesanan, tapi terpaksa berhenti. Adonan rusak karena tidak bisa dipanggang. Sangat merugikan,” kata Filly, warga lainnya yang mengaku sudah menerima banyak pesanan jelang Natal.
Pemilik aquarium juga terkena dampaknya. Aerator dan filter tidak berfungsi selama berjam-jam, menyebabkan ikan kekurangan oksigen dan mati.
“Ikannya mati karena alat tidak hidup. Kalau PLN beri info, kami bisa antisipasi dengan cara lain,” keluh Henry.
Warga menilai, pada musim hujan seperti Desember ini, PLN seharusnya rutin melakukan pembersihan jalur listrik untuk mengantisipasi pohon tumbang atau dahan yang berpotensi mengganggu jaringan.
“Ini kan bulan hujan. Harusnya PLN rutin bersihkan jalur listrik. Bukan tunggu tumbang dulu baru bergerak,” tegas salah satu warga.
Hingga berita ini diturunkan, PLN Unit Manado belum memberikan keterangan resmi terkait lambatnya proses penanganan dan alasan tidak adanya pemberitahuan awal kepada warga.
Masyarakat Malayang Dua berharap PLN meningkatkan kesiapsiagaan, transparansi informasi, serta mempercepat respons layanan, terlebih di momen krusial menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.(Steven)












