MANADO,MANADONEWS.CO.ID- Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam) XIII/Merdeka Brigjen TNI Wempie Ramandei mengikuti Rapat Pimpinan satuan jajaran Kodam XIII/Merdeka, Rabu (14/1/2026) bertempat di Ruang Yudha Kodam XIII/Merdeka Kelurahan Teling Atas, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Sulawesi Utara.
Rapat Pimpinan yang dipimpin langsung oleh Panglima Kodam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus tersebut, bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Kerja dan Anggaran Satuan Kerja Jajaran Kodam XIII/Merdeka pada TA 2025, khususnya untuk meninjau sejauh mana efektivitas program pendidikan yang telah berjalan dan merumuskan langkah strategis guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan TNI AD khususnya Kodam XIII/Merdeka.
Dalam rapat tersebut Pangdam XIII/Merdeka didampingi Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto, dengan dihadiri Irdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Esy Suharto, Kapoksahli Pangdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Saptono Syiwarudi, Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip, Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Hardo Sihotang, Asrendam XIII/Merdeka Kolonel Inf Samsul Huda, para Asisten Kasdam dan Kabalak Kodam XIII/Merdeka, Lo TNI AU Kolonel Pas Morets Bonte, dan para Dansat jajaran Kodam XIII/Merdeka.
Di kesempatan itu, Danrindam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wempie Ramandei memberikan laporan komprehensif terkait pelaksanaan program pendidikan, termasuk capaian positif maupun kendala yang dihadapi.
Dalam arahannya, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus menyampaikan bahwa, meskipun jumlah personel Rindam XIII/Merdeka baru mencapai 40% dari total kekuatan yang diharapkan, hal tersebut tidak boleh menjadi penghalang untuk terus maju dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
“Untuk itu, pentingnya efisiensi, inovasi, dan semangat juang dalam mengatasi tantangan operasional dan administratif di lingkungan Rindam XIII/Merdeka,” kata Pangdam.
Pangdam juga menekankan, dalam proses rekrutmen anggota TNI AD prioritaskan dari masyarakat asli sekitarnya.
“Saya minta kepada Danrindam, untuk menata ulang proses seleksi dan memberdayakan potensi masyarakat lokal berasal dari Sulawesi Utara dan Gorontalo,” tegas Pangdam. (Regina.TS)












