AIRMADIDI, Manadonews.co.id – Komitmen Bupati Dr. Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin W. Lotulung dalam menempatkan rakyat sebagai prioritas utama kembali terpotret nyata di lapangan.
Melalui slogan “Rakyatku adalah Keluargaku”, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Discapil) bersama Inspektorat Kabupaten Minahasa Utara menunjukkan kolaborasi apik dalam membantu warga yang membutuhkan penanganan darurat.
Peristiwa ini terjadi pada Selasa (14/04/2026), saat seorang warga Desa Paputungan yang sedang dalam perawatan medis di rumah sakit mengalami kesulitan mengurus BPJS Kesehatan karena kendala dokumen kependudukan.
Mendengar keluhan warga tersebut, Rio Makalew, Inspektur Pembantu Wilayah di Inspektorat Minut, langsung mengambil langkah proaktif. Ia berkoordinasi dengan petugas piket Discapil di Mall Pelayanan Publik (MPP) Pemkab Minut untuk memastikan warga tersebut mendapatkan bantuan segera.
Tanpa menunda waktu, warga yang tengah sakit itu dievakuasi menggunakan ambulans menuju MPP. Setibanya di sana, petugas Discapil menyambut warga yang menggunakan kursi roda tersebut dengan pelayanan yang ramah dan langsung memfasilitasi proses perekaman data.

Julius Maloringan, S.H., M.H., Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil Discapil Minut, menjelaskan bahwa tindakan ini merupakan implementasi langsung dari arahan pimpinan daerah.
“Kami bekerja berdasarkan instruksi Bapak Bupati dan Wakil Bupati untuk memperlakukan rakyat seperti keluarga sendiri. Pelayanan maksimal harus benar-benar dirasakan, terutama bagi mereka yang sedang dalam kondisi sulit,” ujar Maloringan.
Ia menambahkan bahwa kelompok rentan seperti warga yang sakit, ibu hamil, ibu menyusui, dan lansia selalu menjadi prioritas utama dalam setiap pengurusan dokumen di kantor Discapil Minahasa Utara.
Maloringan juga memberikan apresiasi kepada pihak Inspektorat atas kepedulian yang ditunjukkan.
“Pelayanan hari ini berkat kejelian rekan kami dari Inspektorat, Pak Rio Makalew. Beliau melihat ada warga yang benar-benar membutuhkan bantuan administratif saat sedang berjuang sembuh. Kami bersinergi melayani karena itulah tugas dan tanggung jawab kami,” pungkasnya.
Kerja sama yang solid antara dua instansi dengan tupoksi berbeda ini menjadi bukti nyata bahwa birokrasi di Minahasa Utara mampu mengeksekusi program JG-KWL secara efektif, memberikan pelayanan prima yang menyentuh langsung hati masyarakat.
Editor: VM
Langsung ke konten












