MINSEL,MANADONEWS.CO.ID- Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus menegaskan pentingnya kesiapan mental dan fisik bagi setiap prajurit TNI Angkatan Darat untuk mengabdi di berbagai medan penugasan. Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin upacara penutupan Pendidikan Pertama Bintara Infanteri TNI AD Gelombang II TA 2026 didampingi Dansecaba Rindam XIII/Merdeka Letkol Arm Johansyah, di Lapangan Upacara Secaba Rindam XIII/Merdeka, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, Selasa (11/8/2026).
Upacara ini dihadiri oleh Irdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Esy Suharto, Kapoksahli Pangdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Saptono Syiwarudi, Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi, Danrindam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wempi Ramandei, para asisten kasdam dan kabalak kodam XIII/Merdeka, Bupati Minsel Frangky Donny Wongkar, pejabat utama Rindam XIII/Merdeka, Ketua Persit KCK Daerah XIII/Merdeka Ny. Lely Mirza Agus, Wakil Ketua Persit KCK Daerah XIII/Merdeka Ny. Trismi Wahyu Eko, pengurus Persit KCK PD XIII/Merdeka, serta tamu undangan.
Prosesi penutupan ini ditandai dengan pernyataan resmi oleh Pangdam, pembacaan surat keputusan Kasad tentang pengangkatan prajurit, penanggalan tanda siswa serta penyematan pangkat Sersan Dua (Serda) kepada perwakilan prajurit, dan pengucapan sumpah sebagai prajurit TNI AD.
Dalam sambutannya, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus menyampaikan selamat kepada 73 Bintara muda yang sukses melewati rangkaian pendidikan dengan mental baja, semangat pantang menyerah, dan disiplin tinggi. Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras para pelatih, guru militer, serta jajaran Danrindam XIII/Merdeka yang membentuk prajurit tanggap, tanggon, dan trengginas.
Pangdam juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua dan keluarga prajurit. Doa keluarga menjadi fondasi penting bagi para prajurit muda dalam melangkah sebagai abdi negara.
“Mulai saat ini, kalian bukan lagi calon, melainkan seorang prajurit Bintara sejati. Di manapun kalian nanti bertugas, tunjukkan bahwa kalian adalah prajurit TNI AD yang siap mengabdi untuk rakyat, bangsa, dan negara di seluruh pelosok NKRI,” tegas Pangdam.
Memasuki lembaran baru pengabdian, Pangdam berpesan agar para bintara muda senantiasa mengingat jati diri mereka sebagai prajurit sejati dengan memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI. Ia juga meminta mereka menjaga nama baik almamater Rindam XIII/Merdeka, terus belajar, serta berlatih agar menjadi prajurit yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Pada akhir sambutannya, Pangdam menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah dan warga sekitar basis latihan atas kerja sama yang terjalin, serta menyampaikan permohonan maaf apabila aktivitas latihan sempat mengganggu kenyamanan masyarakat. (Regina.TS)












