Scroll untuk baca artikel
Berita TerbaruDaerahNusa UtaraPariwisataPemerintahanSangiheSulawesi Utara

Bupati Sangihe: 19 Peserta Ungke Momo Sudah Menang Sebelum Mahkota Diperebutkan

1755
×

Bupati Sangihe: 19 Peserta Ungke Momo Sudah Menang Sebelum Mahkota Diperebutkan

Sebarkan artikel ini

Tahuna, MANADONEWS.CO.ID — Sebanyak 19 generasi muda Kabupaten Kepulauan Sangihe memulai perjalanan dalam ajang Pemilihan Ungke Momo Kabupaten Kepulauan Sangihe Tahun 2026. Pesan penuh motivasi disampaikan Bupati Sangihe Michael Thungari saat membuka rangkaian kegiatan tersebut di Ballroom Tahuna Beach Hotel, Kelurahan Santiago, Kecamatan Tahuna, Rabu (19/08/2026).

Bupati Michael Thungari menegaskan bahwa seluruh peserta sejatinya telah menjadi pemenang sejak berani mengambil bagian dalam ajang tersebut. Menurutnya, keberanian untuk tampil, diuji, dan menunjukkan kemampuan merupakan kemenangan tersendiri yang jauh lebih penting daripada sekadar memperebutkan mahkota dan selendang.

MANTOS

“Hari ini kalian semua sudah menang. Bukan perkara siapa yang nanti mendapat mahkota atau selendang, tetapi yang paling penting adalah keberanian kalian untuk berdiri dan hadir di sini. Artinya, 19 orang ini sudah berani maju,” ujar Michael.

Ia mengatakan, Pemilihan Ungke Momo bukan sekadar kompetisi untuk menentukan pemenang, tetapi menjadi ruang bagi para peserta untuk mengenal diri, menggali kemampuan, menyadari kekurangan serta menemukan potensi yang mungkin selama ini belum mereka sadari.

Karena itu, Bupati Michael Thungari mengajak seluruh peserta menjalani setiap tahapan dengan rasa percaya diri, tanpa takut kalah maupun minder.

“Jalani tahapan ini dengan rasa ingin belajar, dengan rasa persahabatan dan berikan yang terbaik,” pesannya.

Lebih jauh, Bupati berharap para peserta tidak hanya mengejar gelar Ungke dan Momo, tetapi mampu membawa pulang pengalaman, keberanian, jaringan persahabatan dan rasa memiliki terhadap Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Menurutnya, Sangihe bukan sekadar tempat kelahiran, tetapi tanah tempat generasi muda bertumbuh, belajar tentang kehidupan dan membangun cita-cita.

Ia mengingatkan, sekalipun kelak para peserta menempuh pendidikan, bekerja di kota-kota besar, bahkan mencapai tingkat nasional maupun internasional, hubungan dengan daerah asal tidak boleh terputus.

“Jangan pernah kehilangan hubungan dengan tanah tempat kita dilahirkan,” tegasnya.

Michael juga menitipkan sebuah pertanyaan penting kepada seluruh peserta: jika suatu hari mereka terpilih menjadi Ungke dan Momo Sangihe, apa yang ingin mereka tinggalkan untuk daerah ini?

Pertanyaan tersebut, kata dia, tidak harus dijawab saat itu juga, tetapi perlu direnungkan karena dapat menjadi dasar bagaimana setiap peserta menjalani seluruh proses pemilihan.

“Kalau suatu hari nanti kalian disebut sebagai Ungke dan Momo, apa yang ingin kalian tinggalkan untuk Sangihe ini? Tidak perlu dijawab sekarang. Simpan pertanyaan itu, renungkan, karena mungkin jawaban atas pertanyaan itu akan menentukan seperti apa kalian menjalani proses ini,” tukasnya.

Pembukaan turut dihadiri Wakil Bupati Sangihe Tendris Bulahari, Danlanal Tahuna Kolonel Laut (P) Hadi Subandi, M.Tr.Hanla, CRMP, Plh Kapolres Sangihe AKBP Edwin J. Humokor, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Negeri Tahuna Sigit Triatmojo, S.H., M.H., perwakilan Kejaksaan Negeri Tahuna, Ketua TP-PKK Sangihe Ny. Cherry S. Thungari-Soeyoenus, S.E., Ketua Panitia Pemilihan Ungke dan Momo Sangihe Dr. Yopi Thungari, M.Kes., serta jajaran terkait lainnya. (Riko/Gina)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP Tumeles.com - Topup Game, Pulsa & Belanja Kebutuhan Harian di Manado