Scroll untuk baca artikel
Berita TerbaruDaerahNusa UtaraPemerintahanSangiheSulawesi Utara

8 Jam Menembus Lereng Gunung Awu, Bupati Pantau Langsung Lima Titik Api

78
×

8 Jam Menembus Lereng Gunung Awu, Bupati Pantau Langsung Lima Titik Api

Sebarkan artikel ini

TAHUNA, MANADONEWS.CO.ID – Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari turun langsung meninjau kondisi kebakaran di kawasan Gunung Awu, Selasa (8/9/2026).

Bersama Wakil Bupati Tendris Bulahari, Forkopimda, tim gabungan Pemerintah Kabupaten Sangihe, masyarakat dan relawan pencinta alam, Bupati menempuh perjalanan sekitar delapan jam pergi-pulang menuju ketinggian sekitar 1.000 meter.

MANTOS

Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi kebakaran sekaligus mendapatkan gambaran mengenai titik api yang masih berada di kawasan lereng Gunung Awu.

“Dari pantauan ada lima titik api yang bisa dilihat oleh jangkauan kami, tetapi lokasinya sangat sulit diakses,” tulis Bupati Selasa (08/09/2026).

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, api masih berada di sekitar lereng menuju puncak Gunung Awu. Kondisi tersebut dipengaruhi banyaknya bahan bakar berupa ilalang yang berada di kawasan tersebut.

Untuk meningkatkan pemantauan, Pemerintah Kabupaten Sangihe mulai Rabu (9/9/2026) akan melakukan pemantauan menggunakan drone setiap sore.

Pemkab bekerja sama dengan pilot drone Christian Natanael Tambunan. Hasil pemantauan akan diunggah setiap pukul 16.00 WITA sehingga masyarakat dapat mengetahui perkembangan titik api dan arah pergerakannya.

Langkah ini sekaligus menjadi upaya pemerintah menghadirkan informasi yang lebih terukur dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Bupati juga meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi atau gambar yang tidak jelas sumbernya.

“Kami menghimbau masyarakat untuk tidak panik dan tetap beraktifitas seperti biasa dan hanya mempercayai sumber gambar dan informasi yang dikeluarkan oleh Pemda,” tegasnya.

Pemerintah daerah juga mulai memetakan wilayah yang berpotensi terdampak apabila kebakaran terus berkembang.

Untuk kecamatan, kampung dan kelurahan yang berdasarkan kalkulasi pemerintah berpotensi terkena dampak, Pemkab akan segera melakukan komunikasi serta menyiapkan tim pada titik-titik yang telah dipetakan.

Di sisi lain, para relawan tetap diperbolehkan membantu upaya pemadaman. Namun, aktivitas pendakian Gunung Awu ditutup sementara hingga musim kemarau berakhir.

Langkah tersebut diambil dengan mempertimbangkan kondisi medan dan keselamatan masyarakat maupun relawan yang berada di kawasan rawan kebakaran.

Peninjauan langsung Bupati bersama Wakil Bupati, Forkopimda, tim gabungan pemerintah, masyarakat dan relawan menunjukkan bahwa penanganan kebakaran Gunung Awu dilakukan secara bersama-sama.

Pemerintah Kabupaten Sangihe memastikan perkembangan situasi akan terus dipantau dan diinformasikan kepada masyarakat.

“Semoga Tuhan memberkati setiap upaya dan doa kita bersama. Sangihe kuat kalau kita kompak,” tulis Bupati.

(Riko)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP Tumeles.com - Topup Game, Pulsa & Belanja Kebutuhan Harian di Manado