Scroll untuk baca artikel
Berita TerbaruDaerahNusa UtaraPemerintahanSangiheSulawesi UtaraTNI

Pemda dan Forkopimda Bersinergi Pantau Kebakaran Gunung Awu, 55 Hektare Terbakar

99
×

Pemda dan Forkopimda Bersinergi Pantau Kebakaran Gunung Awu, 55 Hektare Terbakar

Sebarkan artikel ini

TAHUNA, MANADONEWS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terus bergerak melakukan pemantauan dan penanganan kebakaran hutan di kawasan pendakian Gunung Awu.

Hingga Selasa (8/9/2026) pukul 17.00 WITA, hasil pemantauan drone BPBD Sangihe mencatat sekitar 55 hektare lahan di kawasan Gunung Awu telah terbakar.

MANTOS

Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, didampingi Wakil Bupati Tendris Bulahari, bersama unsur Forkopimda turun langsung meninjau kondisi kebakaran di kawasan Gunung Awu.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Danlanal Tahuna Kolonel Laut (P) Hadi Subandi, Dandim 1301/Sangihe Letkol CZI Nazarudin, Plh. Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Edwin J. Humokor, serta unsur Kejaksaan, Pengadilan Negeri Tahuna, pemerintah daerah dan masyarakat.

Tim gabungan terlebih dahulu melaksanakan apel pengecekan di depan Gereja GMIST Jemaat Baterai Hayat, Kolongan Beha Baru, sebelum bergerak menuju kawasan pendakian.

Setelah menempuh perjalanan menuju lokasi, Bupati bersama Forkopimda tiba di titik pemantauan pada ketinggian sekitar 1.000 meter. Dari lokasi tersebut, tim melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi dan arah pergerakan api.

Hasil pemantauan menunjukkan asap tebal masih terlihat di sisi barat Gunung Awu dengan arah menuju wilayah Kampung Kendahe dan Kampung Talawid. Pada sisi selatan, titik api juga terpantau cukup besar dengan kepulan asap tebal dan pergerakan api yang relatif cepat.

Sedikitnya tiga titik api terpantau secara langsung. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius tim gabungan karena kebakaran berada di kawasan pegunungan dengan medan yang cukup sulit dijangkau.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, pemerintah daerah bersama Forkopimda mengerahkan kekuatan personel gabungan untuk tetap bersiaga di kawasan Kolongan Beha Baru, Dusun Saruangeng, sebagai pintu masuk pendakian Gunung Awu.

Personel yang disiagakan terdiri dari Kodim 1301/Sangihe, Lanal Tahuna, Polres Kepulauan Sangihe, Satpol PP dan Damkar, BPBD, Polhut, pemerintah kecamatan, pencinta alam serta masyarakat.

Selain dukungan personel, turut disiagakan satu unit mobil pemadam kebakaran dan empat unit mobil tangki air.

Dandim 1301/Sangihe Letkol CZI Nazarudin menegaskan bahwa keterlibatan TNI merupakan bagian dari sinergi bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur Forkopimda dalam menghadapi kondisi kebakaran Gunung Awu.

“TNI bersama Polri dan seluruh unsur terkait siap mendukung pemerintah daerah dalam upaya penanganan serta pemantauan perkembangan kebakaran. Yang paling penting saat ini adalah keselamatan personel dan masyarakat serta memastikan perkembangan api terus terpantau,” ujarnya.

Hingga Selasa sore, tim gabungan masih bersiaga di lokasi untuk melakukan pemantauan. Setiap perkembangan situasi akan terus dikoordinasikan sebagai bagian dari langkah antisipasi terhadap kemungkinan meluasnya kebakaran.

(Riko)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP Tumeles.com - Topup Game, Pulsa & Belanja Kebutuhan Harian di Manado