MINAHASA UTARA, MANADONEWS.CO.ID — Turnamen mini soccer antar wartawan se-Sulawesi Utara memperebutkan Piala Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, bukan hanya menjadi ajang adu kemampuan di lapangan.
Bagi Pers Membara Sangihe, turnamen yang digelar di Inspire Arena, Kabupaten Minahasa Utara, 12-13 September 2026 tersebut, justru menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan antarsesama insan pers di Sulawesi Utara.
Hal itu disampaikan Manager Pers Membara Sangihe, Ridwan Mahmud, bersama Pelatih Ronny Serang usai menyaksikan laga puncak turnamen, Minggu (13/9/2026).
Ridwan mengapresiasi pelaksanaan turnamen yang mempertemukan wartawan dari berbagai daerah di Sulawesi Utara tersebut.
Menurutnya, kompetisi olahraga seperti ini memiliki nilai lebih karena para jurnalis tidak hanya bertemu dalam menjalankan tugas jurnalistik, tetapi juga dapat berinteraksi dalam suasana yang lebih santai dan penuh kekeluargaan.
“Ini bukan hanya soal pertandingan dan hasil akhir. Ada silaturahmi, komunikasi dan kebersamaan yang terbangun di antara teman-teman wartawan,” ujar Ridwan.
Senada disampaikan Pelatih Pers Membara Sangihe, Ronny Serang. Ia memberikan apresiasi kepada panitia yang telah bekerja sehingga turnamen dapat berlangsung selama dua hari dan diikuti oleh 10 tim.
Ronny mengakui, dalam setiap penyelenggaraan turnamen tentu masih terdapat sejumlah hal yang perlu dievaluasi.
Namun, menurutnya, kekurangan yang ada seharusnya menjadi bahan pembelajaran untuk menghadirkan penyelenggaraan yang lebih baik pada turnamen berikutnya.
“Terima kasih kepada panitia penyelenggara. Dalam sebuah turnamen pasti ada kekurangan, namun itu harus menjadi pengalaman agar turnamen-turnamen selanjutnya persiapannya lebih baik lagi,” kata Ronny.
Dari 10 tim yang ambil bagian, persaingan kemudian mengerucut hingga babak semifinal.
Empat tim memastikan tiket ke semifinal, masing-masing Jurnalis Bitung, TVRI, Pers Membara Sangihe dan Pers Polres Kotamobagu.
Pers Membara Sangihe kemudian melaju hingga partai final dan berhadapan dengan Pers Polres Kotamobagu.
Pada laga puncak, Pers Polres Kotamobagu berhasil keluar sebagai juara pertama, sedangkan Pers Membara Sangihe harus puas menempati posisi runner-up.
Meski belum berhasil membawa pulang gelar juara, Ronny menilai capaian tersebut tetap patut disyukuri.
Perjalanan Pers Membara Sangihe hingga ke partai final menjadi pengalaman berharga bagi seluruh pemain sekaligus modal untuk tampil lebih baik pada turnamen berikutnya.
Bagi Pers Membara Sangihe, kemenangan bukan satu-satunya ukuran dari sebuah kompetisi.
Lebih dari itu, kebersamaan, sportivitas dan silaturahmi yang terbangun selama turnamen menjadi bagian penting yang diharapkan terus terjaga di antara insan pers se-Sulawesi Utara. (Riko)












