Scroll untuk baca artikel
Berita TerbaruBerita UtamaHukum & KriminalMinahasa

Dugaan Kongkalikong Solar Subsidi: Bos SPBU Pineleng Didesak Copot Operator Cory dan Vidy

116
×

Dugaan Kongkalikong Solar Subsidi: Bos SPBU Pineleng Didesak Copot Operator Cory dan Vidy

Sebarkan artikel ini

PINELENG, MN – Gelombang desakan dari masyarakat dan para pengguna jalan agar manajemen Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pineleng melakukan pembenahan internal semakin menguat.

Pemilik atau Bos SPBU Pineleng kini didesak untuk segera memecat oknum operator nosel bernama Cory serta atasannya yang diketahui bernama Vidy.

MANTOS
Tuntutan pencopotan ini mencuat setelah keduanya diduga kuat menjalankan praktik nakal dalam penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Solar.
Dari informasi dan pemantauan yang dihimpun di lapangan, Cory dan Vidy diduga sengaja memberikan kelonggaran serta prioritas khusus kepada sejumlah sopir tertentu untuk mengisi Solar bersubsidi secara berulang kali dan setiap kali melakukan pengisian oknum Cory berpura-pura ‘membiarkan.’
Ironisnya, di saat gerombolan truk yang diduga penyedot Solar ilegal tersebut diberi karpet merah, kedua oknum ini justru mengacuhkan dan menelantarkan para sopir logistik umum dan masyarakat lain yang sudah mengantre berjam-jam.
Praktik diskriminatif dan tebang pilih ini diduga kuat tidak gratis.
Informasi dari sejumlah sumber di lapangan membeberkan bahwa baik Cory maupun Vidy menerima “uang pelicin” atau setoran bawah meja dari para mafia Solar demi memuluskan pengisian BBM subsidi di luar kuota wajar.
“Kami meminta ketegasan dari pihak pemilik atau Bos SPBU Pineleng. Jangan sampai nama baik usaha dan kepercayaan masyarakat rusak total hanya karena memelihara oknum nakal seperti Cory dan Vidy. Mereka harus segera diganti dan dievaluasi total,” ujar salah seorang sopir truk ekspedisi yang kerap melintas di jalur tersebut.
Jika dugaan menerima uang pelicin sesuai informasi di lapangan, benar adanya, seharusnya bos SPBU Pineleng bertindak tegas.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen puncak SPBU Pineleng belum memberikan tanggapan resmi terkait desakan pencopotan kedua karyawannya tersebut, maupun langkah yang akan diambil untuk menertibkan antrean Solar yang kerap dikeluhkan warga.(*)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP Tumeles.com - Topup Game, Pulsa & Belanja Kebutuhan Harian di Manado