BITUNG,MANADONEWS.CO.ID- Inspektur Daerah Militer (Irdam) XIII/Merdeka Brigjen TNI Esy Suharto mewakili Panglima Kodam (Pangdam) XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus menghadiri kegiatan Sosialisasi Keselamatan Pelayaran yang diselenggarakan oleh Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Kementerian Perhubungan, Sabtu (10/10/2026). Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Satrol Lantamal VIII, Kelurahan Winenet Dua, Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung, Sulawesi Utara. Acara yang mengusung tema pentingnya mengutamakan keselamatan pelayaran ini digelar sebagai upaya preventif menekan angka kecelakaan di laut.
Kehadiran Irdam ini menegaskan komitmen dan dukungan penuh jajaran TNI Angkatan Darat terhadap terwujudnya keamanan dan keselamatan transportasi laut di wilayahnya.
Pada kesempatan tersebut, Irdam XIII/Merdeka membacakan sambutan tertulis Pangdam XIII/Merdeka yang menyampaikan apresiasi tinggi kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Laut atas terselenggaranya sosialisasi ini. Mengingat Sulawesi Utara merupakan wilayah kepulauan dengan aktivitas maritim yang sangat strategis, keselamatan pelayaran dinilai bukan sekadar kewajiban regulasi, melainkan kebutuhan dan tanggung jawab bersama.
Dalam sambutan tersebut, Pangdam XIII/Merdeka menekankan tiga poin penting yang harus dijabarkan menjadi komitmen bersama:
Pertama, keselamatan harus menjadi prioritas utama. Pengelola maupun pengguna jasa transportasi laut diminta tidak mengabaikan kelayakan kapal, kondisi cuaca, kapasitas angkut, serta penggunaan perlengkapan keselamatan demi kepentingan ekonomi atau mengejar waktu.
“Tidak ada aktivitas pelayaran yang lebih berharga daripada keselamatan jiwa manusia,” tegasnya.
Kedua, membangun budaya disiplin dan kepatuhan. Momentum penyerahan secara simbolis bantuan life jacket dalam kegiatan ini harus dimaknai sebagai pengingat pentingnya aspek keselamatan. Perlengkapan keselamatan harus dipastikan selalu tersedia, berfungsi dengan baik, mudah dijangkau, dan digunakan sesuai prosedur.
Ketiga, memperkuat sinergi dan pengawasan. Diharapkan adanya kerja terpadu lintas sektor antara Pemerintah, TNI-Polri, Otoritas Pelabuhan, Basarnas, Bakamla, operator pelayaran, hingga masyarakat. Pengawasan harus dilakukan secara konsisten disertai edukasi yang berkelanjutan.
Di akhir sambutan, ditegaskan bahwa Kodam XIII/Merdeka beserta jajaran selalu siap mendukung penuh upaya bersama dalam menjaga keamanan wilayah maritim serta memperkuat koordinasi lintas sektor sesuai tugas dan kewenangannya.
“Kecelakaan pelayaran harus dicegah, bukan sekadar ditangani setelah terjadi. Oleh karena itu, jangan menunggu musibah untuk menyadari pentingnya keselamatan. Jadikan keselamatan sebagai budaya, kedisiplinan sebagai kebiasaan, dan kepedulian sebagai tanggung jawab bersama,” pungkas Irdam menutup amanat Pangdam.
Kegiatan ini dihadiri oleh Plt. Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai KPLP, Triono, S. Pel, Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi, mewakili Wali Kota Bitung Asisten I Setda Kota Bitung Forsman F. T. Dandel, Kasilog Kasrem 131/Santiago Kolonel Inf Romkeni Abraham Yansen, Dansatrol Kodaeral VIII Kolonel Laut (P) Marvill Marvel Frits, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ, Danyonif TP 916/Bara Sakti Letkol Inf Aditya Yoga Pramana, Kadis Perhubungan Kota Bitung Oktavianus Kandoli, Mewakili Daguskamla Koarmada II Kapten Laut (P) Waranadi, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Bitung Mario Mamuntu, para masyarakat Komunitas Nelayan, serta tamu undangan lainnya. (Regina.TS)












