PALU,MANADONEWS.CO.ID– Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Deni Gunawan hadir mengenakan topi Siga pada rapat paripurna Serah Terima Jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah masa jabatan 2025-2030 yang berlangsung di ruang sidang utama DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Senin (3/3/2025).
Kehadiran Danrem bersama Forkopimda Sulawesi Tengah dan tamu undangan lainnya mengenakan topi Siga menjadi simbol kebesaran dan penanda bagi mereka yang dianggap mampu mengayomi orang-orang disekitarnya.
Kegiatan ini diawali dengan pemutaran video kilas balik kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah periode 2021-2025, serta penandatanganan Berita Acara Serah Terima Jabatan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur yang lama kepada pemimpin baru.
Serah Terima Jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Sulteng, H. Muhammad Asiz Abdul Karim, dengan disaksikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI yang di wakili Yasoaro Zai, Analis Kebijakan Ahli Madya Wil III, Dit. Fasilitasi Kepala Daerah dan DPRD, Ketua DPRD dan para Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah.
Gubernur Sulawesi Tengah periode 2021-2025, H. Rusdy Mastura dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur serta apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung masa kepemimpinannya. Ia juga mengucapkan selamat kepada Anwar Hafid dan Reny A. Lamadjido yang resmi menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah masa jabatan 2025-2030.
“Pergantian kepemimpinan ini adalah bagian dari proses demokrasi yang harus kita hormati dan dukung bersama demi kemajuan Sulawesi Tengah. Saya yakin dan percaya bahwa kepemimpinan yang baru akan membawa daerah ini semakin maju dan sejahtera,” ujar H. Rusdy Mastura.
Sementara itu, dalam pidato perdananya sebagai Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada H. Rusdy Mastura dan H.Ma’mun Amir atas dedikasi serta pengabdian selama lima tahun terakhir.
“Kami menyadari bahwa saya dan Ibu Reny bukanlah siapa-siapa tanpa bimbingan dan nasihat dari Bapak Rusdy Mastura dan Bapak Ma’mun Amir, yang telah meletakkan fondasi dan pilar-pilar pembangunan Sulawesi Tengah. Kini, dengan diserahkannya tongkat estafet pembangunan kepada kami, kami menyadari betapa besarnya tanggung jawab yang harus dipikul dan berkomitmen memastikan mesin-mesin pembangunan tetap menyala dan bekerja maksimal untuk membawa Sulawesi Tengah menjadi provinsi yang lebih maju dan sejahtera,” ungkapnya.
Untuk itu, Dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam membangun Sulawesi Tengah.
“Kepemimpinan ini bukan hanya tentang satu orang, tetapi tentang kolaborasi kita semua. Mari kita akhiri segala perdebatan dan perbedaan, serta bersatu dalam semangat sinergitas, gotong royong, dan kerja sama tanpa batas demi kemajuan Sulawesi Tengah,” tandasnya.
Di tempat yang sama, Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Deni Gunawan menegaskan komitmen TNI khususnya Korem 132/Tadulako dalam mendukung kepemimpinan baru demi keamanan dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah.
“Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas dan terus mendorong kemajuan wilayah ini,” ungkapnya.
Kegiatan ini ditandai dengan penyerahan memori jabatan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur yang baru. (Regwilnnlhy)












