MANADO,MANADONEWS.CO.ID- Panglima Kodam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 21 Manado di Centra Tumou Tou Kemensos RI, Kecamatan Tikala, Kota Manado, Sulawesi Utara, Rabu (14/1/2026).
Kunjungan ini didampingi Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip, Aster Kasdam XIII/Merdeka Kolonel Inf Alfian, Kasiter Kasrem 131/Santiago Kolonel Inf Lucky Sonny Maramis, Dandim 1309/Manado Kolonel Arh Yosip Brozti Dadi, Danramil 1309-02/WTPM Kapten Inf Maarisi dan Wakil Kepala Sekolah SRMP 21 Manado Kjofifah Indri Yani.
Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 21 ini masuk dalam salah satu program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto di wilayah Sulawesi Utara. Untuk diketahui, Sekolah Rakyat di Centra Tumou Tou Kemensos RI ini juga merupakan sekolah formal berasrama yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem (Desil 1) dan miskin (Desil 2) berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang memberikan pendidikan gratis secara menyeluruh, meliputi tempat tinggal di asrama, konsumsi, pakaian, layanan kesehatan, serta perlengkapan belajar.
Terbilang bukan kunjungan biasa, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus juga berkesempatan meninjau langsung kegiatan belajar mengajar sekaligus memberi semangat dan pesan serta menyalami para siswa di sekolah rakyat rintisan tersebut.
Pada kesempatan itu, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus memberikan motivasi dan pesan kepada siswa-siswa di sekolah rakyat.
“Kalian harus semangat belajar, berdisiplin, berani bermimpi besar dan memiliki cita-cita tinggi, karena masa depan bangsa ada di tangan kalian,” ujar Pangdam.
Menurut Mayjen TNI Mirza Agus, yang merayakan ulang tahunnya ke-57 pada 15 Januari 2026 ini, kehadiran Sekolah Rakyat merupakan wujud perhatian negara dan strategi memutus rantai kemiskinan dengan meningkatkan SDM berdaya saing, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 dan komitmen pengentasan kemiskinan.
“Sekolah Rakyat ini bukan sekadar sekolah biasa, melainkan simbol harapan untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak yang kurang beruntung. Kalian adalah
agen perubahan, tulang punggung bangsa yang akan memimpin di masa depan, sehingga perlu dibekali karakter kuat, semangat juang, dan kepercayaan diri. Untuk itu, manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya,” pungkas mantan Danrem 061/Suryakancana itu.
Sekolah Rakyat Manado mengusung konsep pendidikan holistik yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kemandirian, dan nilai-nilai kebangsaan. Program ini merupakan bagian dari program prioritas nasional Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang dilaksanakan melalui kolaborasi lintas kementerian dan lembaga.
Kehadiran jajaran Kodam XIII/Merdeka ini menjadi bentuk dukungan TNI AD terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang inklusif dan berkeadilan. (Regina.TS)












