Jakarta, MN — Sebuah narasi yang mengklaim adanya ancaman dari seorang jenderal Israel terhadap Indonesia beredar luas di media sosial dan aplikasi percakapan.
Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa seorang perwira tinggi Israel bernama Mayor Jenderal Jacoob Ariel Ashaabi memperingatkan Indonesia agar tidak mencampuri konflik Israel–Iran, disertai ancaman terhadap ibu kota Indonesia. Setelah dilakukan penelusuran, klaim tersebut dipastikan tidak benar alias hoaks.
Tidak ditemukan data resmi mengenai sosok bernama Jacoob Ariel Ashaabi dalam struktur militer Israel. Militer Israel yang dikenal sebagai Israel Defense Forces juga tidak memiliki unit bernama “Batalyon Infiltrasi Serangan Senyap Global” sebagaimana disebutkan dalam narasi tersebut.
Selain itu, sumber yang diklaim sebagai “kantor berita Yerusalem Straight” tidak terdaftar sebagai media jurnalistik yang kredibel.
Tidak ada pemberitaan serupa di media internasional arus utama seperti Reuters dan Associated Press, maupun media Israel terkemuka seperti The Jerusalem Post.
Pakar komunikasi dan pengamat media menilai narasi tersebut memiliki ciri khas disinformasi, antara lain penggunaan bahasa ancaman ekstrem, tokoh fiktif, serta penggiringan opini dengan isu sensitif seperti Perang Dunia Ketiga. Pola semacam ini kerap digunakan untuk memancing ketakutan publik dan memperkeruh situasi geopolitik.
Dalam konteks hubungan internasional, tidak ada pernyataan resmi dari pemerintah atau militer Israel yang menyasar Indonesia secara langsung. Konflik antara Israel dan Iran merupakan dinamika regional yang dibahas melalui saluran diplomatik dan pemberitaan resmi, bukan ancaman terbuka kepada negara lain melalui pernyataan anonim.
Masyarakat diimbau untuk tidak langsung mempercayai atau menyebarkan informasi yang bersumber dari media tidak jelas, terutama yang memuat ancaman, provokasi, dan klaim militer. Verifikasi dapat dilakukan dengan memeriksa keberadaan tokoh, institusi, serta konfirmasi dari media arus utama.(Aldo)
Kesimpulan:
Informasi mengenai ancaman “Jenderal Israel” terhadap Indonesia adalah hoaks dan tidak didukung oleh fakta maupun sumber tepercaya.












