TAHUNA, MANADONEWS.CO.ID – Kabupaten Kepulauan Sangihe memiliki sejumlah tokoh yang dikenal luas karena dedikasi panjangnya dalam dunia pemerintahan dan pembangunan daerah. Salah satu di antaranya adalah Drs. Hironimus Rompas Makagansa, M.Si, sosok birokrat senior yang kemudian menjadi Bupati Kepulauan Sangihe dan tetap melanjutkan pengabdian sebagai anggota DPRD. Perjalanan hidupnya memperlihatkan konsistensi dalam pelayanan kepada masyarakat, mulai dari aparatur sipil negara, pemimpin daerah, hingga tokoh politik yang terus berperan dalam pembangunan.
Hironimus Rompas Makagansa lahir di Kampung Pintareng, Kepulauan Sangihe, pada 5 Juni 1958. Ia tumbuh dalam lingkungan masyarakat yang menjunjung tinggi nilai sosial, budaya, dan tradisi lokal. Latar belakang keluarga turut membentuk karakter kepemimpinannya, karena ia dikenal berasal dari garis keluarga Rompas di Kampung Kauhis serta memiliki hubungan keturunan dengan Raja Bataha Santiago.
Dalam kehidupan keluarga, ia menikah dengan Dr. Wisye Abigail Rompis, M.Si, yang berasal dari keluarga pendidik dan guru Injil di Minahasa Utara. Lingkungan keluarga yang religius dan berpendidikan menjadi fondasi penting dalam perjalanan hidup dan kariernya.
Perjalanan karier Hironimus Makagansa dimulai dari bawah sebagai aparatur sipil negara. Ia pernah menjabat sebagai Kasubag Humas, Camat Tabukan Tengah, Camat Tabukan Utara, hingga Kepala Dinas di Kabupaten Kepulauan Sangihe Talaud.
Kariernya terus berkembang hingga dipercaya menduduki jabatan strategis di tingkat kota dan provinsi, antara lain Kepala Bappeda Kota Bitung, Sekretaris Daerah Kota Bitung, Kepala BPMPD Provinsi Sulawesi Utara, hingga Kepala Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Sulawesi Utara. Pengalaman panjang tersebut membentuknya sebagai birokrat yang matang dan memahami secara mendalam tata kelola pemerintahan.
Puncak pengabdian di daerah terjadi ketika ia dipercaya menjadi Bupati Kepulauan Sangihe periode 2011–2016. Pada masa kepemimpinannya, pembangunan diarahkan pada penguatan potensi maritim dan pertanian yang menjadi kekuatan utama daerah kepulauan.
Salah satu kebijakan yang menonjol adalah pengembangan hilirisasi kelapa, yang berhasil membuka peluang ekspor sabut kelapa ke pasar internasional. Program ini dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan nilai tambah komoditas lokal sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat, khususnya para petani di wilayah kepulauan.
Selain dikenal sebagai birokrat dan politisi, Hironimus Makagansa juga memiliki minat kuat dalam dunia pemikiran pemerintahan. Ia menulis buku berjudul “Tantangan Pemekaran Daerah”, yang membahas dinamika otonomi daerah dan persoalan pemekaran wilayah di Indonesia.
Tulisan tersebut menunjukkan bahwa dirinya tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga memiliki pandangan konseptual tentang masa depan tata kelola pemerintahan daerah.
Setelah menyelesaikan masa jabatan sebagai bupati, pengabdiannya tidak berhenti. Ia kembali dipercaya masyarakat dan menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe, sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan dan Ketua Komisi I.
Pengalaman panjang di birokrasi dan pemerintahan membuatnya dikenal sebagai salah satu tokoh senior yang memiliki pemahaman kuat tentang pembangunan daerah dan kebijakan publik.
Sepanjang kariernya, Hironimus Makagansa menerima berbagai penghargaan nasional sebagai bentuk pengakuan atas pengabdian di bidang pemerintahan dan pembangunan. Semua itu menjadi bukti bahwa dirinya adalah sosok yang menempatkan pelayanan kepada masyarakat sebagai panggilan hidup.
Kabar duka datang pada Minggu, 8 Maret 2026. Drs. Hironimus Rompas Makagansa, M.Si menutup usia setelah menjalani perjalanan panjang dalam pengabdian kepada daerah, bangsa, dan masyarakat Kepulauan Sangihe.
Kepergian sosok yang murah senyum ini menjadi kehilangan besar, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat yang mengenalnya sebagai pemimpin yang tegas, sederhana dan dekat dengan rakyat. Sosoknya dikenal tidak pernah lelah bekerja untuk kemajuan daerah, baik saat menjadi birokrat, bupati, maupun ketika kembali mengabdi sebagai anggota DPRD.
Rencananya, pemakaman almarhum akan dilaksanakan pada Rabu, 11 Maret 2026, di kediaman keluarga di Kelurahan Manente, Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Masyarakat, sahabat, serta para tokoh daerah diperkirakan akan hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang telah menorehkan sejarah panjang dalam perjalanan pembangunan Sangihe.
Selamat jalan, Hironimus Rompas Makagansa. Pengabdianmu akan selalu dikenang, dan namamu tetap hidup dalam sejarah serta hati masyarakat Kepulauan Sangihe.
Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa menerima segala karya dan baktimu, serta memberikan kekuatan dan penghiburan bagi keluarga yang ditinggalkan. (Riko)












