TONDANO, MANADONEWS – TP PKK Minahasa bekerjasama dengan Dinas Pangan Kabupaten menggelar Lomba Cipta Menu B2SA (Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman) Berbasis Sumber Daya Lokal Tingkat Kabupaten Minahasa Tahun 2018.
Lomba yang dipusatkan di Tennis Indor Sasaran, Tondano dihadiri Bupati Minahasa Ir. Royke O. Roring, M.Si (ROR), Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey, S.Si (RD), Sekda Kabupaten Minahasa Jeffry Korengkeng, SH, M.Si. Ketua TP-PKK kabupaten minahasa Dra. Fenny CH. Martina Roring-Lumanauw, SIP. Wakil Ketua TP-PKK Martina Dondokambey-Lengkong. Ketua Dharma Wanita Persatuan Minagawa Sieve Korengkeng-Warouw. dan Kepala Dinas Pangan Kabupaten Minahasa Ir. Wenny Talumewo, tim juri Dr. Helena Opit, M.Si, Dr. Gregoria Djarkasi, M.Si, Ir. Erni J.N. Nuralu, MS, Ny. R. Patynama Tanos, Ir. Daisy Taniowas, para camat se-kabupaten minahasa, ketua TP-PKK sekabupaten Minahasa serta seluruh undangan yang hadir.
Lomba diawali dengan Pencanangan Papan Gerakan Makan Tanpa Nasi 1 Hari dalam Seminggu dan penandatanganan perjanjian kerjasama Pemerintah Kabupaten Minahasa dengan BPMS GMIM dan TP-PKK.
Dalam sambutannya Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa mengungkapkan lomba bertujuan mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat tentang penerapan konsumsi pangan B2SA berbasis sumber daya lokal.
“Karena untuk hidup sehat, aktif dan produktif sangatlah penting untuk kita mengkonsumsi pangan B2SA,” ujarnya.
Ia berharap para ibu dapat mengkreasikan menu pangan lokal yang beragam, bergizi seimbang dan aman serta untuk mengurangi konsumsi beras dan terigu.
“Saya mengajak ibu-ibu TP-PKK untuk menindaklanjuti program ketahanan pangan ini sehingga akan terwujud masyarakat yang lebih cerdas, aktif, sehat dan produktif untuk berperan aktif menjadi pendorong bagi bapak-bapak dalam segala aktivitas, bukan hanya kegiatan saat ini tapi kegiatan dan program kerja pemerintah kabupaten minahasa,” tuturnya semabri menambahkan pemenang akan diikutsertakan pada lomba tingkat provinsi tahun 2019.
Sambutan Bupati Minahasa menekankan konsumsi pangan masyarakat yang beragam, bergisi seimbang dan aman, merupakan upaya untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dan sehat.
“Adapun beberapa permasalahan terkait pola konsumsi pangan masyarakat, antara lain ketergantungan pasa satu makanan pokok yaitu beras atau nasi, padahal kabupaten minahasa kaya akan pangan sumber karbohidrat selain beras seperti umbi-umbian (ubi jalar, ubi jalar ungu, singkong, talas, jagung, pisang dan masih banyak lagi),” papar ROR.
Oleh karena itu, imbuhnya, pemerintah melakukan upaya diversifikasi konsumsi pangan bukan untuk mengganti beras secara total, tetapi mengubah pola konsumsi pangan masyarakat, sehingga masyarakat mengkonsumsi lebih banyak ragam baik untuk jenis pangan sumber karbohidrat.
Katanya lomba cipta menu B2SA berbasis sumberdaya lokal yang dilaksanakan hari ini, bertujuan untuk menggali potensi pangan sumber karbohidrat non beras, mengembangkan kreativitas menu, meningkatkan pengetahuan akan pentingnya konsumsi B2SA dan mendorong kreativitas masyarakat.
“Untuk itu saya berharap ibu-ibu yang berperan sebagai penentu dan penyedia menu keluarga serta yang berperan penting terhadap kualitas konsumsi pangan keluarga agar menindaklanjuti dalam kehidupan sehari-hari dan mensosialisasikan kepada masyarakat,” harapnya.
Ada beberapa hal yang perlu dipertegas pada kesempatan ini yaitu, instruksi bupati no 3 tahun 2018 tentang penggunaan pangan lokal sebagai sumber makanan di lingkungan Pemkab, diinstruksikan kepada para kepala OPD, Kepala Bagian, Camat, Lurah, Hukum Tua untuk melaksanakan dan mengseriusinya, menyajikan snack yang berbahan baku pangan lokal disetiap acara.
“Kepada TP-PKK kiranya dapat membantu pemerintah dalam mensukseskan berbagai program pemerintah, apalagi saat ini telah dilaksanakan penandatanganan perjanjian kerjasama Dinas Pangan dan TP-PKK, sebagaimana juga yang diamanatkan dalam Peraturan Presiden no 22 tahun 2009 tentang kebijakan percepatan penganekaragaman konsumsi pangan,” urainya
Adapun pemenang Lomba Cipta Menu Tingkat Kabupaten Minahasa; Juara 1 : Kecamatan Mandolang Juara 2 : Kecamatan Pineleng Juara 3 : Kecamatan Sonder Juara 4 : Kecamatan Tondano Utara Juara 5 : Kecamatan Remboken Juara 6 : Kecamatan Tombariri.
Yunita












