MANADO,MANADONEWS- Ajang Fashion On the Street gawean desainer kondang asal Sulut Sizzy Matindas di kawasan wisata kuliner Koenya Koenya Street Food kampung Cina Manado, Rabu (12/4/2019) malam terbilang sukses dan mendapat perhatian para pengunjung kawasan pertokoan tua di kota Manado itu.
Bahkan Gubernur Sulut bersama unsur Forkopimda Sulut dan ketua TP PKK Sulut bersama pengurus serta para ketua organisasi wanita di jajaran TNI Polri yang bertepan hadir saat itu, turut memuji kepiawaian dan karya Sizzy Matindas Batik yang menampilkan karya-karya batik terbaru dengan corak bernuansa lokal Sulut itu.”Puji Tuhan malam ini merupakan pertama kali kami menggelar Fashion on the street dan mendapat respon positif dari publik malam ini.”ujar Sizzy Matindas kepada Manadonews.co.id di kawasan Koenya Koenya Street Food.


Menurut Sizzy, hingga saat ini dia telah melahirkan 200 lebih karya corak batik untuk dalam negeri dan luar negeri khususnya pesanan dari KJRI LA.Dia mengatakan dari jumlah tersebut merupakan pesanan dari sejumlah daerah di Indonesia seperti Provinsi Sultra, Sulteng (daerah Banggai Kepulauan), Wakatobi serta hampir semua kota/Kabupaten di Sulut termasuk kota Bitung.”Untuk batik yang kami tampilkan malam ini merupakan motif terbaru yang mengusung corak khas Minahasa yakni Kelapa dan rumah adat.”ujarnya sambil menegaskan akan terus mendukung promosi Pariwisata Sulut melalui karya batik bercorak khas dan menggambarkan potensi daerah Nyiur Melambai.
Adapun ajang Fashion on the Street hajatan Sizzy Matindas Batik yang mengusung tema “Batik Bercerita” ini menampilkan sejumlah karya terbaru sang maestro batik asal Sulut Sizzy Matindas, yang diperagakkan oleh model Bloking Models dengan arahan koreografer Denny Solang.
Ditempat yang sama,ketua ASITA Sulut Merry Karaouwon mengatakan bisnis yang dilakoni Sizzy Matindas sangat erat kaitannya dengan pembangunan dalam bidang Pariwisata, untuk itu kata Mery pihaknya akan terus berkolaborasi yang saling menguntungkan.”Komitmen Sizzy Matindas Batik sangat mendukung kebijakkan bidang Pariwisata yang tengah di galakkan oleh pemerintah Provinsi Sulut.”kata Merry.(nando)












