Rekonstruksi Kasus Amongena Digelar, CT Diancam 9 Tahun

Rekonstruksi kasus Amongena Langowan oleh Sat Reskrim Polres Minahasa.
Rekonstruksi kasus Amongena Langowan oleh Sat Reskrim Polres Minahasa.
Rekonstruksi kasus Amongena Langowan oleh Sat Reskrim Polres Minahasa.

TONDANO, MANADONEWS – Polres Minahasa melalui Satuan Reskrim, pada Rabu (8/6), di Mapolres Minahasa, menggelar rekonstruksi peristiwa kasus Amongena Langowan, yang merenggut nyawa Risky Rumondor (16) oleh tersangka CT alias Chris (18).
Rekonstruksi yang dihadiri dan disaksikan oleh Keluarga dari dua belah pihak, baik korban maupun tersangka, yang diketahui masih mempunyai hubungan saudara karena ayah korban dan tersangka adalah sepupu, berlangsung dengan aman.
Sementara itu, menurut penuturan Kasat Reskrim Polres Minahasa, Iptu Edy Kusniadi, melalui KBO, Ipda James Rama, rekonstruksi tersebut dilakukan sebagai proses melengkapi berkas perkara yang ditangani unit satu Jatanras.
“Dari adegan yang diperlihatkan, korban roboh pada adegan ke-21. Saat itu tersangka menikam bagian perut korban hingga menyebabkan kematian,” ujar Rama.
Lanjutnya, tersangka akan dijerat dengan Undang-Undang KUHP Pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan yang mengakibatkan meninggalnya orang.
“Tersangka sudah diatas 18 tahun, jadi tidak kena Undang-Undang Perlindungan Anak dan akan diancam dengan hukuman penjara 9 tahun,” tandas Rama.
Dari analisa terhadap adegan rekonstruksi, Rama mengatakan bahwa tersangka memang sudah memiliki rencana untuk menikam korban karena sebelum kejadian, tersangka pergi mengambil pisau badik di rak buku dan diselipkan di pinggang, kemudian kembali lagi ke teman-temanya.

Baca Juga:  Asops Panglima TNI Periksa Satgas Terluar Marinir

Fransiscus

Pos terkait