Petisi Online Desak Pemerintah Ungkap Nama Distributor Vaksin Palsu

  • Whatsapp
Ilustrasi Vaksin Palsu. |ist
Ilustrasi Vaksin Palsu. |ist
Ilustrasi Vaksin Palsu. |ist

JAKARTA- MANADONEWS Berbagai kecaman berdatangan setelah terungkapnya kasus pemalsuan vaksin yang dapat mengancam kesehatan generasi penerus bangsa. Sebuah petisi online mendesak agar pemerintah dan aparat terkait untuk mengumumkan nama-nama distributor, rumah sakit dan tempat kesehatan lainnya yang diduga memakai vaksin palsu tersebut.

Petisi tersebut diterbitkan dalam salah satu situs petisi dunia, Change.org. Saat diakses MANADONEWS pada Selasa (28/06) pukul 2.00 Wita, tercatat petisi tersebut sudah mengumpulkan 18.801 pendukung dan memerlukan 6.199 dukungan lagi untuk mencapai target 25.000 tandatangan.

Bacaan Lainnya

Penggagas petisi, Niken Rosady, menuturkan rasa aman perlindungan bayi melalui pemberian vaksin terusik dengan terungkapnya kasus pemalsuan vaksin di Bekasi.

“Namun, rasa aman tersebut terusik dengan terungkapnya kasus pemalsuan Vaksin di Bekasi, dengan salah satu tersangkanya adalah pasangan suami istri (mantan perawat). Yang lebih mengerikan lagi ternyata tindakan pemalsuan ini telah dilakukan sejak tahun 2003, artinya sindikat pemalsu vaksin ini telah beroperasi selama 13 tahun dan telah tersebar ke beberapa daerah di Indonesia,” tulis Niken Rosady dalam petisinya.

Baca Juga:  Gudang Tidak Memiliki Ijin di Minut Satpol PP Akan Menertibkan

Petisi ini akan dikirim kepada pihak pemerintah; Presiden Republik Indonesia, Menteri Kesehatan, Bareskrim Polri, Kejaksaan RI serta Badan POM.

Berikut ini adalah tuntutan dalam petisi tersebut:

Untuk itu, mari para orang tua INDONESIA, kita dukung petisi sbb:
1. Mendukung penyidikan kasus ini, meminta agar POLRI dapat membasmi secara tuntas tindakan pemalsuan vaksin dan mendukung penindakan yang tegas pada para pelaku.
2. Meminta Pemerintah, Bareskrim dan pihak berwenang lainnya untuk menarik semua vaksin yang saat ini beredar dan menggantinya dengan vaksin yang ASLI dan AMAN guna menjamin keamaan dan perlindungan kesehatan bayi-balita Indonesia.
3. Meminta Pemerintah, Bareskrim dan pihak berwenang lainnya untuk mengumumkan nama-nama distributor, Rumah Sakit, Klinik atau tempat kesehatan lainnya yang terindikasi dan/terbukti menggunakan vaksin palsu.
4. Mendorong Pemerintah untuk melakukan vaksin ulangan terhadap anak-anak yang lahir antara tahun 2003 – 2016 guna menjamin generasi indonesia yang sehat dan bebas penyakit berbahaya.
5. Mendorong BPOM untuk lebih agresif dalam mengawasi dan memfilter distribusi vaksin dan obat-obatan pada umumnya.

Tertanda :
Orang Tua Sadar Imunisasi Indonesia

[Change.org]

Pos terkait