Bupati JWS Lepas Kontingen Jamnas X Minahasa

Kontingen Jambore Nasional X dari Kwartir Cabang Minahasa dilepas secara resmi oleh Bupati Minahasa, Jantje Wowiling Sajow.
Kontingen Jambore Nasional X dari Kwartir Cabang Minahasa dilepas secara resmi oleh Bupati Minahasa, Jantje Wowiling Sajow.

TONDANO, MANADONEWS – Bupati Minahasa, Jantje Wowiling Sajow, selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Minahasa melepas Kontingen Jambore Nasional (Jamnas) X tahun 2016 utusan Kwartir Cabang Minahasa, pada Senin (8/8), di Halaman Kantor Bupati, Tondano.

Kegiatan yang diawali dengan Laporan Ketua Kwarcab Pramuka Minahasa Olga Sajow-Singkoh, dihadiri oleh para jajaran pejabat Pemkab, pimpinan, dan Anggota Kwarcab, serta para peserta dan Pembina Pramuka lainnya.

Dalam laporannya, Kakwarcab Olga Sajow-Singkoh menyampaikan bahwa kegiatan JAMNAS X ini akan dilaksanakan selama sepekan pada tanggal 14 hingga 21 Agustus 2016 di Cibubur Jakarta. Kegiatan ini merupakan sarana pendidikan dan pertemuan besar bagi Pramuka Penggalang yang bertujuan untuk membentuk watak, meningkatkan sikap kemandirian, keterampilan, mengokohkan jiwa persatuan dan kesatuan.

“Para peserta diharapkan dapat meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan dan membangun rasa persaudaraan, jiwa persatuan dan kesatuan, serta memiliki pengetahuan, jiwa kepemimpinan, kepercayaan diri, dan rasa tanggung jawab yang baik.

Sementara dalam sambutannya Bupati Minahasa mengatakan bahwa Gerakan Pramuka adalah lembaga pendidikan non formal yang bertujuan membentuk karakter kaum muda, menanamkan semangat kebangsaan, serta meningkatkan keterampilan.

Baca Juga:  Didampingi Wabup, Bupati JWS Lantik 16 Hukum Tua

“Dengan slogan ‘Scout for Change’ Gerakan Pramuka memliki visi terwujudnya pramuka yang relevan dengan kebutuhan anak muda untuk melakukan perubahan,” ungkap Bupati.

Diharapkan Bupati agar peserta JAMNAS X 2016 ini menjaga nama baik Minahasa dan harumkan nama Minahasa dengan berbagai potensi serta budayanya secara luas. Senantiasa bekerjasama dan menjaga kesehatan serta keselamatan kontingen.

“Carilah hal-hal positif dan pengalaman yang baik untuk ditularkan saat kembali ke daerah sebagai bekal masa depan,” ungkap Bupati terbaik pilihan rakyat Minahasa ini.

Fransiscus