Ratusan Jabatan Administrator dan Pengawas Di Kukuhkan Wagub Sulut

MANADO,MANADONEWS – Konsekwensi dan dinamika Organisasi pasca diberlakukannya Peraturan Pemerintah (PP) No 18/2016 tentang : Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Mengharuskan segenap Pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) wajib di angkat dan di kukuhkan dalam jabatan, serta berdampak pada beberapa Job dan Jabatan yang dilikuidasi dan Merger, bahkan berimbas dengan kuota jumlah kursi jabatan dengan dirampingkannya struktur maupun efesiensi jabatan.

Rivalitas dan dinamika memperebutkan jabatan begitu mengemuka dan kompetitif. Suasana bathin dan nuansa romantikanya begitu terasa manakalah Wagub Sulut, Drs Steven OE Kandouw, Mengukuhkan dan Mengangkat sejumlah 465 Pejabat Lingkup Pemprov Sulut level Eselon III dan IV dalam posisi sebagai Administrator dan Pengawas, yang di gelar terbuka di Kompleks Perkantoran Lingkup Pertanian,Perkebunan dan Perikanan Sulut Desa Kalasey 1 Kec. Mandolang-Kabupaten Minahasa, Jumat (13/01/17)

Setelah pada beberapa Pekan lalu, gelaran Pelantikan bagi Pejabat Eselon II dan III Pemprov usai, maka Rolling dan Rotasi serta Promosi Part Two, kembali digulirkan. Banyak kejutan dan sensasi kecil tercipta manakalah nama dan posisi jabatan di sebutkan. Ada yang bersorak, ada yang menggerutu tertahan, tidak sedikit riuh tepukan applaus dari para Undangan dan Masyarakat yang menyaksikan secara dekat akan Prosesi Pelantikan tersebut.

Baca Juga:  Eman Buka HPR Wilayah Tomohon Satu

Sementara itu, Wagub Steven Kandouw dalam arahannya di awal sambutan, sebagaimana di kutip Kabag Humas Pemprov Sulut Roy Saroinsong SH, menegaskan bahwa “Pangkat dan Golongan adalah Hak Kalian, tapi Jabatan dan Kepercayaan adalah Milik Pimpinan, untuk itu jawablah dengan memperlihatkan Kinerja yang optimal, ingat !!! dedikasi, loyalitas, prestasi dan pengorbanan patut dikedepankan, juga yang utama adalah jadikan kepercayaan ini dengan menggelorakan  semangat…kerja,kerja, kerja” Tandas Mantan Ketua DPRD Prov Sulut ini.

Selanjutnya dalam amanat Wagub Sulut, dengan lugas memberi warning dan peringatan kepada segenap Pejabat yang dilantik maupun para Pejabat Teras yang memenuhi Bangsal tenda pelantikan, agar senantiasa dalam penggunaan anggaran dan pengelolaan keuangan tetap mengedepankan prinsip Prudential (Ke hati-hatian), karna dalam waktu dekat ini akan di bentuk ‘Task Force’ yakni Satuan Tugas/Satgas yang akan berfungsi sebagai Pengawas Internal untuk memantau secara berkala baik formil maupun In Cognito, dan memberikan informasi akan prilaku dan tindak tanduk para Kepala SKPD maupun Pejabat Teknis lainnya dalam pemanfaatan anggaran dan pertanggung jawabannya.

Baca Juga:  Forkopimda Sulut Gelar Penyemprotan Disinfektan Serentak

Pada akhir sambutan dan arahan Wagub Kandouw yang turut di dampingi Sekprov Edwin Silangen SE MS, serta para Asisten Setda Sulut ini, juga memberikan penegasan akan makna dari  komitmen moril pada Pakta Integritas yang telah di sepakati oleh segenap Pejabat yang baru di lantik, untuk sekiranya menjaga “Amanah dan Marwah yang telah di ikarkan.  “Karna apabila kalian melangkahinya maka konsekwensi logisnya, dicopot dan di non jobkan serta wajib dipertanggung jawabkan secara normatif dan bersedia menerima sanksi sosial” ujar Wagub dengan ekspresi serius.

Adapun landasan dan pijakan regulasi peraturan pelaksanaan Pelantikan para Pejabat diatas adalah didasari pada SK Gubernur Sulut No 821.2/BKD/SK/06/2017, tanggal 13 Januari 2017 bagi Jabatan Administrator Eselon III,serta SK Gubernur Sulut No 821.2/BKD/SK/06/07/2017,tanggal 13 Januari 2017 bagi Jabatan Pengawas Eselon IV.

(ROKER)

Pilgub 9 Desember 2020


Siapakah Gubernur Pilihan Anda?
533 votes

This will close in 10 seconds