Bank Sulut Tahan Gaji, ASN Menjerit

  • Whatsapp

AIRMADIDI, MANADONEWS- Miris yang dialami oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara. Bank Sulut Cabang Airmadidi menahan gaji ASN. Hal itu diakui oleh bendahara Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) jajaran Pemkab Minut yang akan mengambil gaji milik ASN dimana ternyata masih belum bisa dicairkan oleh pihak Bank Sulut. Padahal, semua berkas dan ketentuan penarikan gaji sudah dipenuhi oleh bendahara SKPD.

 

“Semua sudah kami penuhi dan bahkan telah ada SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana), tapi belum juga ada pencairan dana gaji ASN,” ujar bendahara SKPD yang tak mau namanya disebutkan Selasa (7/2).

 

Akibat belum ada pencairan gaji, dikatakannya tak jarang ASN yang ada di SKPD tempatnya bekerja menuding jika dirinya lalai dalam menjalankan tugas.

 

“Padahal semua itu tinggal menunggu pencairan. Berkasnya sudah saya masukkan sejak pekan kemarin, tapi sampai saat ini belum ada tanda-tanda pencairan dari Bank Sulut,” tambahnya.

 

Di tempat terpisah, Kacab Bank Sulut Airmadidi, Alexander Wonte saat dikonfirmasikan turut membenarkan jika masih ada sebagian SKPD belum dicairkan anggaran gaji bagi ASN. Alasannya, pencairan terlambat karena pengaruh perubahan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berlaku awal tahun ini.

Baca Juga:  Survei Menyebutkan 56%Orang Susah Tidur Karena Tidak Punya Uang

 

“Pencairan terkendala dimana ada ASN yang pindah tugas di SKPD lain sehingga pendataan masih dilakukan,” katanya.

 

Salah seorang ASN Minut pun menyayangkan pernyataan Kacab Bank Sulut Airmadidi soal adanya keterlambatan akibat perpindahan ASN. Pasalnya, untuk urusan pendataan ASN pindah itu bukan menjadi kewenangan Bank Sulut.

 

“Bank Sulut seharusnya hanya tahu mencairkan anggaran sesuai SP2D. Soalnya pendataan ASN pindah, itu kewenangan Pemkab bukan Bank Sulut,” kata salah seorang ASN yang tak mau namanya diberitakan saat melakukan pengecekan gajinya di Bank Sulut.(wulan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *