BOLTIM,MANADONEWS.CO.ID– Sinergi dan kesigapan prajurit Korem 131/Santiago Kodam XIII/Merdeka dari Kodim 1303/Bolmong bersama Tim SAR Gabungan yang dipimpin oleh Babinsa Koramil 1303-05/Kotabunan Serka Sutoyo bersama Serda Rusdin Mamonto membuahkan hasil manis. Empat orang warga Lorong Agoan, Kecamatan Kotamobagu Barat, Kota Kotamobagu yang dilaporkan hilang dan tersesat di Hutan Mintu Desa Atoga, Kecamatan Motongkat akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, pada Sabtu (20/6/2026) di Perkebunan Desa Togid, Kecamatan Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara.
Operasi pencarian ini bermula dari adanya laporan keluarga pada 19 Juni 2026 yang kehilangan kontak dengan empat korban tersebut setelah masuk ke dalam hutan Mintu menuju ke lokasi tambang pada Senin (15/6/2026). Diduga, keempat korban tersesat akibat kehilangan arah dan medan hutan yang lebat dan asing bagi mereka. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kodim 1303/Bolmong Korem 131/Santiago Kodam XIII/Merdeka menerjunkan personel Koramil 1303-05/Kotabunan bersama tim gabungan segera bergerak cepat membentuk operasi pencarian dan penyisiran.
Proses pencarian dilakukan secara intensif dengan melakukan penyisiran secara terstruktur, membagi sektor pencarian, serta memanfaatkan kemampuan navigasi darat yang mumpuni. Setelah dua hari pencarian intensif, tim akhirnya berhasil menemukan keempat korban pada Sabtu (20/6/2026) di sebuah gubuk (Daseng) yang mereka buat sementara untuk berteduh. Saat ditemukan, keempat korban dalam kondisi selamat meski satu orang korban dalam keadaan lemas karena kelelahan dan tidak makan selama tiga hari karena kehabisan logistik. Korban kemudian diberikan pertolongan pertama oleh tim medis lapangan sebelum dievakuasi dari hutan menuju Puskesmas Tutuyan untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
Komandan Korem 131/Santiago Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh personel yang terlibat, dan menegaskan bahwa tugas kemanusiaan ini adalah bentuk pengabdian TNI kepada rakyat.
“Keberhasilan ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di alam bebas sekaligus membuktikan bahwa sinergi TNI-Polri serta instansi SAR akan selalu hadir dan sigap melindungi masyarakat,” ujar Danrem. (Regina.TS)












