Berita TerbaruBerita UtamaBitungEkonomi & Bisnis

Penumpang Mudik KM Sinabung Tidur di Jalan

×

Penumpang Mudik KM Sinabung Tidur di Jalan

Sebarkan artikel ini
Sejumlah penumpang kelas ekonomi terpaksa menempati jalan lorong sisi kapal KM Sinabung, Rabu (21 Juni 2017), karena tempat di dalam kapal sudah padat. (jeff)
Sejumlah penumpang kelas ekonomi terpaksa menempati jalan lorong sisi kapal KM Sinabung, Rabu (21 Juni 2017), karena tempat di dalam kapal sudah padat. (jeff)

 

BITUNG, ManadoNews – Penumpang mudik lebaran tahun 2017 ini dengan kapal PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) KM Sinabung dari Jayapura ke Surabaya membludak, sehingga ratusan orang terpaksa tidur di jalan dan lantai lorong kapal. Bahkan ada yang membuat tenda darurat di area bawah sekoci.

MANTOS

Sejumlah penumpang kepada ManadoNews di atas kapal Sinabung, Rabu (21/06-2017) mengaku kapal sudah padat sejak berangkat dari Papua menuju ke Bitung. Umumnya penumpang kelas ekonomi yang tidur di jalan dan lorong-lorong kapal mengatakan sudah tidak kebagian tempat di dalam.

Seorang ibu berusia sekitar 60an tahun bernama Nahari terpaksa tidur di jalan depan pintu masuk dek 5, karena tidak mendapat tempat di dalam. Ia rela tidur di lantai jalan tempat orang lalulalang dengan 3 orang cucu perempuannya. “Sudah sangat sesak di dalam, terpaksa tidur saja di dekat pintu ini. Kami dari Ternate akan ke Bau-bau. Sudah satu malam tidur begini”, kata ibu Nahari.

Hamzah, penumpang yang jurusan Banggai mengemukakan sudah tidak dapat tempat di dalam kapal. Penumpang sudah padat. Ia menyatakan di dalam kabin dek ekonomi kapal Pelni kini sudah tidak nyaman, pengap dan terasa panas.

Ini yang menyebabkan penumpang banyak mengurungkan niat mencari tempat tidur di dek bagian bawah.  Mereka rela tidur di jalan sisi kapal,  meski harus menerima resiko diterpa angin kencang bahkan hujan. “Saya sudah lihat di dalam penuh, terpaksa cari tempat tidur di luar. Kami hanya beralaskan kertas. Tadi malam sedang tidur tiba-tiba hujan, kami juga ikut basah. Kami harap untuk ke depan pelayanan kapal Pelni harus lebih baik”, ujarnya memelas.

Baca Juga:  Pimpin Ziarah Rombongan, Dandim 1310/Bitung Tegaskan Ikrar Bakti di Hari Juang TNI AD ke-80

Kepala Cabang PT.Pelni Bitung, Ridwan Mandaliko, tanggal 21 Juni ini memang adalah puncak mudik sebelum Lebaran 2017, sehingga penumpang membludak di KM Sinabung.   Menurut dia, kapal ini sebenarnya belum penuh, tapi banyak penumpang lebih senang di luar saat kapal sandar di pelabuhan. “Penumpang yang turun di pelabuhan Bitung ini 1.079 orang. Sedangkan yang naik nanti kami prediksi sekitar 700-an orang”, katanya.

Kepala Bagian Operasi PT Pelni Cabang Kota Bitung, Budi Wibowo,  secara terpisah mengatakan ada 843 penumpang yang naik, sedangkan yang ada di kapal sekitar 2000-an orang. Sehingga total ada sekitar 3000-an penumpang yang berada di KM Sinabung jurusan tanjung perak Surabaya via Banggai (Sulawesi tengah), Baubau (Sulawesi Tenggara) dan Makasar (Sulawesi Selatan) ini.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Bitung, Ahmad Wahid, mengemukakan pihaknya sudah memberikan teguran dan memerintahkan para petugas security agar menyuruh masuk para penumpang yang tidur di luar apalagi di dek terbuka di sisi kapal. “Itu berbahaya, tadi saya sudah minta security untuk atur mereka di dalam dek, karena di dalam masih ada tempat”, kata Ahmad.

Baca Juga:  Cegah Radikalisme dan Separatisme di Sulawesi Utara, Kodam XIII/Merdeka Gelar Komsos

Kacab Pelni Bitung mengatakan jika penumpang kapal Sinabung sudah melebihi kapasitas,  pasti tidak akan diberangkatkan oleh pihak otoritas pelabuhan,  karena ini menyangkut keselamatan penumpang. “Pihak syahbandar pasti tidak akan memberi ijin berlayar jika kapal sudah over kapasitas. Jika seat sudah habis,  kami sudah ndak bisa cetak tiket lagi”, jelasnya

Kapasitas daya angkut normal kapal Sinabung sebenarnya 1.906 orang. Namun Nota Dinas Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor UM.002/23/7/DK-17 tanggal 18 April 2017, memberikan dispensasi penambahan kapasitas jumlah angkutan Lebaran tahun ini. Sehingga KM Sinabung mendapat ijin tambahan angkut penumpang 66 persen menjadi 3.768 orang.

Tiket Pelni yang dijual untuk KM Sinabung ini ada 4 macam kelas yaitu Kelas 1 (144 penumpang), Kelas 2 (364 penumpang), Kelas 3 (594 penumpang) dan sisanya untuk Kelas Ekonomi. (Jeff)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP
Agama

MINUT,MANADONEWS.CO.ID- Komandan Korem 131/Santiago Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip mengikuti ibadah syukur Natal dan Tahun Baru, yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, Selasa (13/1/2026) bertempat di Pendopo Kantor…

ligaciputra

ligafinal

situs toto

indobet365

toto22

toto21

toto21