Bupati Yasti Pimpin Apel Perdana

  • Whatsapp

 

BOLMONG,MANADONEWS,-.Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Yasti Soepredjo Mokoagow memimpin apel kerja perdana Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun 2018 di Lapangan Kantor Bupati di Lolak, Rabu (3/1) pagi.

Dalam sambutannya dihadapan ribuan ASN, Bupati Yasti menyampaikan bahwa tahun 2017 telah kita lalui dengan berbagai dinamika.

“Kita telah berkerja maksimal dan tentunya kita patut berbangga dan bersyukur atas kinerja kita di tahun 2017 lalu,”katanya.

Menurut Bupati, disisi lain tanpa mengesampingkan keberhasilan yang telah dicapai tentu masih banyak kekurangan yang perlu dan harus kita perbaiki sebagai langkah evaluasi diri, tentang sejauh mana kemajuan yang telah dicapai ditahun sebelumnya.

“Semua ini bertujuan agar proses penyelenggaraan pemerintahan pembangunan dan kemasyarakatan di daerah tercinta ini akan lebih terarah, optimal, efektif, efisien, dan akuntabel,”tambah Yasti.

Lanjut Bupati sekarang ini, pemerintah telah menetapkan visi reformasi birokrasi, yaitu terwujudnya pemerintahan yang baik dan bersih dengan misi mewujudkan birokrasi yang bersih, profesional, transparan dan akuntabel dalam merumuskan kebijakan pemerintah melayani dan memberdayakan masyarakat.

Baca Juga:  Richard Sualang Ingatkan Jajaran Pemkot Antisipasi DBD

“Sebab sebagai aparatur negara pemerintah, kita semua harus berproses mematangkan diri agar mampu memahami dan melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat serta menghayati nilai-nilai pengabdian, sehingga mampu melaksanakan pekerjaan, berkarya, berprofesi, berinovasi, sekaligus mampu mencapai prestasi terbaik, yang dapat memajukan daerah,”jelasnya.

Karena unsur utama untuk mewujudkan keberhasilan birokrasi pemerintahan, yaitu etos kerja, moralitas pribadi aparatur dan kepemimpinan.

“Untuk itu, dalam menghadapi tahun pengabdian dan pelayanan tahun 2018 ini saya berpesan penyelenggaraan pemerintahan pembangunan dan kemasyarakatan tahun ini, tentu akan berbeda dengan tahun sebelumnya terutama menyangkut masalah disiplin ASN,”ucapnya.

Dimana, sebelumnya sudah banyak ASN yang mendapat sanksi hukuman disiplin dan tidak patuh dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya.

“Maka mulai tahun 2018 ini, evaluasi ASN sekalian akan dilakukan secara elektronik dengan menggunakan Finger Print dan Face detection,”pungkasnya.
( stvn )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *