Proyek Jalan Maumbi-Paniki Terhenti, Mingkid: Proyek Jalan Dipegang 3 Kontraktor

Airmadidi, ManadoNews – Pembangunan proyek jalan penghubung Desa Maumbi Kecamatan Kalawat dengan Desa Paniki Atas Kecamatan Talawaan sepanjang kurang lebih 1 kilometer, dihentikan oleh pihak kontraktor. Pasalnya, masyarkat pengguna jalan mempertanyakan kapan akan selesai pembangunan jalan tersebut.

Padahal pembangunan jalan itu pun belum sampai rampung 50 persen.
Sesuai pantauan wartawan manadonews.co.id, Rabu (31/1), proyek yang dikerjakan sekitar bulan Oktober 2017 lalu, pengaspalannya baru sepanjang 50 meter. Sedangkan sisanya masih dalam tahap pengerasan jalan. Hal ini pun menjadi pertanyaan bagi warga pengguna jalan.

“Kenapa proyek jalan ini terhenti? Sebaiknya secepatnya dikerjakan karena jika ingin mengikuti jalan penghubung Desa Koltem dan Paniki Atas serta Desa Paniki Atas, itu terlalu sempit. Jadi sebaiknya proyek ini dilanjutkan secepatnya,” ujar salah satu warga Airmadidi, Ruslan Manoa.

Sementara itu, Assisten 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Minut, Drs Allan Mingkid saat dikonfirmasikan mengatakan jika proyem jalan itu merupakan tanggung jawab pemerintah provinsi dan BPJN Wilayah XV. Sebab Pemkab Minut hanya menyediakan pembebasan lahan.

Baca Juga:  LMP Bolmong Harap Bantuan Tepat Sasaran

“Jalan itu memang akan menjadi jalan alternatif namun pengerjaannya dilakukan oleh pihak Pemprov Sulut dan BPJN dimana yang saya dengar itu dilaksanakan oleh 3 kontraktor,” jelas Mingkid.

Menyangkut belum berlanjutnya proyek tersebut, dikatakan Mingkid, kemungkinan besar karena adanya pembangunan jembatan yang harus terlebih dulu dikerjakan. Sebab jembatan itu nantinya akan memudahkan pengangkutan material untuk pengaspalan jalan.

“Belum dilanjut pembangunan jalan ini karena masih akan dibuat jembatan. Itu menurut informasi yang saya dengar dari Pemprov Sulut,” tambah Mingkid.(aso)