Ketua IWO Sulut: Media Massa Wajib Publikasikan Penyelamatan Hutan

MANADO, MANADONEWS – Sulawesi Utara (Sulut) menjadi salah satu wilayah di Indonesia dengan kepemilikan hutan terluas.

Menurut Ketua DPW Ikatan Watawan Online (IWO) Sulut Victor Rarung, media massa, khususnya di Sulut wajib menyediakan halaman khusus tentang kehutanan.

“Masyarakat perlu memperoleh informasi update seputar hutan di daerah kita. Berapa luasnya, jenis – jenis hutan dan peruntukannya,” katanya, Selasa (19/3).

Dari data yang ada, lanjutnya, dengan luas lebih dari 600 ribu hektar, mayoritas hutan di daerah ini dijadikan cagar alam dan tempat wisata.

“Misalnya ada cagar alam Tangkoko Batuangus, Mahawu dan Tasikoki yang dijadikan tempat cagar alam dan juga tempat wisata. Selain luas di dalamnya terdapat aneka flora dan fauna yang spesifik seperti, ares (Duabanga moluccana), gora hutan (Phaleria capitata Jack.), mangga hutan (Buchanania arborescens Bl.), lengki (Leea angulata Korth.), Tarsius, Monyet hitam Sulawesi, Soa-soa dan masih banyak lagi,” urai Rarung.

Semua keberadaan itu perlu diketahui masyarakat agar, selain menambah wawasan, pun menimbulkan kesadaran untuk melestarikan setiap hutan yang ada.

Baca Juga:  Format Baru Diklat PIM IV, Roy Saroinsong: Humas Pemprov Bakal Miliki Website

“Di sinilah peran media massa sebagai sarana informatif dan edukatif,” terangnya.

Katanya lagi, media massa harus terus menyajikan informasi yang edukatif, terutama tentang dampak dari pengrusakan hutan terhadap kelangsugan hidup flora dan fauna, termasuk juga dapat mengancam kehidupan manusia.

“Penebangan pohon tanpa reboisasi, pembabatan hutan untuk dijadikan areal hunian atau lainnya, bisa berdampak negatif bagi kelangsungan hidup alam, flora dan fauna serta manusia,” ujarnya.

Penting bagi Media Massa untuk menjadi saluran informasi yang menyadarkan dan mengingatkan masyarakat akan berharganya pelestarian hutan.

Imbuhnya, bencana banjir dan tanah longsor yang beberapa kali melanda wilayah Sulut, salah satunya dipicu oleh pengrusakan hutan oleh pihak – pihak tak bertanggung jawab.

“Tanggal 20 Maret besok diperingati sebagai Hari Kehutanan Sedunia. Mari kita jaga hutan kita untuk anak cucu kita di masa mendatang,” pungaksnya.

Fian