Puncak JMS, Upaya Pemerintah Tanamkan Kesadaran Hukum Generasi Muda

TOMOHON, MANADONEWS – Ekpose Prestasi dan Kreativitas Siswa Jaksa Masuk Sekolah (Ekspresi JMS) sukses digelar. Acara puncak berlangsung Selasa, (15/10) di ABI Convention & Hall Tomohon.

Pelaksana kegiatan, kemitraan Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bekerja sama dengan Kejaksaan NegerinTomohon.

Puncak kegiatan dihadiri para pejabat di lingkungan Kejati Sulut, Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman, Kajari Tomohon Edy Winarko, para Kajari se-Sulut, Wakil Wali Kota Tomohon Syerly Sompotan, Pimpinan DPRD sementara Kota Tomohon Christo Eman, perwakilan-perwakilan forkopimda serta jajaran pemerintah Kota Tomohon.

Wali Kota Tomohon dalam sambutannya mengatakan, kesadaran hukum seseorang atau suatu kelompok masyarakat sangat diperlukan. “Kesadara kepada aturan-aturan hukum yang berlaku,” ungkapnya.

Dikatakannya, hal ini bertujuan agar ketertiban, kedamaian, ketenteraman, dan keadilan dapat diwujudkan dalam pergaulan antar sesama. “Kesadaran hukum perlu ditanamkan sejak dini yang berawal dari lingkungan keluarga. Setiap anggota keluarga dapat melatih dirinya memahami hak-hak dan tanggungjawabnya terhadap keluarga. Menghormati hak-hak anggota keluarga lain, dan menjalankan kewajibannya sebelum menuntut haknya,” tuturnya.

Baca Juga:  Sosok Gubernur Olly Mirip Presiden Joko Widodo Disenangi Rakyat Ajak Selfie

“Ekspresi JMS adalah upaya bersama pemerintah Kota Tomohon dan Kejaksaan Negeri Tomohon untuk menumbuhkembangkan kesadaran hukum dalam pribadi generasi muda peserta didik di sekolah,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut Andi Muh Iqbal Arief, SH, MH dalam sambutannya, Kejaksaan RI mencanangkan program JMS merupakan upaya inovasi dan komitmen dalam meningkatkan kesadaran hukum kepada warga negara. Khususnya masyarakat yang statusnya sebagai pelajar.

“Ekspresi JMS merupakan salah satu bentuk langkah strategis dalam mendukung terwujudnya revolusi karakter bangsa. Sebagaimana tercantum dalam agenda pembangunan nasional (Nawa Cita) ke-delapan. Yaitu melaksanakan Revolusi Karakter Bangsa dalam bidang pendidikan nasional yang didukung dan dilaksanakan melalui langkah strategis dan efektif,”

Kajati berharap, Expresi JMS dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya, kepada para Kajari se-Sulawesi Utara. Mengingat antusiasme para siswa-siswi dalam mengikuti kegiatan ini terus meningkat dan melalui kesempatan ini.

“Saya selaku pimpinan mengharapkan agar jajaran kejaksaan di Sulawesi Utara dapat berinovasi dan berkreasi seperti yang telah dilaksanakan oleh Kejaksaan Negeri Tomohon. Terima kasih kepada pemerintah Kota Tomohon yang sejak tahun 2016 telah mengagendakan kegiatan ini setiap tahunnya,”

Baca Juga:  Kesiapan Paskah Internasional Penjabat Bupati Tinjau Wale ne Tou

Laporan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kota Tomohon Juliana D. Karwur, peserta Ekspresi JMS terdiri dari siswa SD, MI, SMP, SMA, SMK dan MA se-Kota Tomohon pada masing-masing bidang lomba.

Ekpresi JMS dibuka pada tanggal 1 Oktober 2019 di Sport Hall Yayasan St. Nikolaus Lokon Tomohon. Diikuti dengan kegiatan dan  lomba yang berlangsung selama 2 hari pada tanggal 1 s/d 2 oktober 2019.

Dalam acara puncak ini juga diumumkan dan di serahkan hadiah kepada para pemenang lomba-lomba Ekspresi JMS :

1. Bidang Seni – Lomba yel-yel antar SMP dan SMA/SMK se Kota Tomohon. – Lomba pidato JMS antar SMP se-Kota Tomohon.

2. Bidang Umum – Lomba stand up comedy. – Lomba Jaksa Cilik (Jak-Cil) antar SD se Kota Tomohon, berupa peragaan busana dengan menggunakan properti seragam kejaksaan.

– Lomba Duta Adhyaksa antar SMA se Kota Tomohon, berupa pemilihan Duta Adhyaksa, dari siswa/siswi SMA/SMK se- Kota Tomohon, yang berprestasi, berwawasan luas, dan memiliki bakat. (Youngky)

Baca Juga:  BPJS Launching Aplikasi Mobile Skrining

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *