Kasus Penikaman Guru, Polisi Lakukan Olah TKP

  • Whatsapp

Kasus Penikaman Guru, Polisi Lakukan Olah TKP

MANADO,Manadonews.co.id-.Pasca kematian seorang guru agama, yakni Alexander Weru Pangkey guru agama di SMK Ichthus Mapanget Barat Kota Manado, pihak Polresta Manado melakukan olah tkp.

Bacaan Lainnya

Saat ini tersangka F-L telah diamankan meski masih dibawa umur. Namun, pelaku terancam hukuman penjara 20 tahun dan hukuman maksimal seumur hidup.

Tim Inafis  Polresta terus melakukan penyelidikan terkait kasus penganiayaan siswa kepada gurunya hingga tewas .

Saat tiba dilokasi kejadian, tim inafis langsung melakukan olah tkp yang terletak tepat didepan sekolah SMK Ichthius Yayasan Kasih Gembala Kelurahan Mapanget Barat.

Usai diautopsi di RS bhayangkara, jenazah langsung dibawa kerumah keluarga di Malendeng Manado, selanjutnya akan dibawa kekampung halaman di Desa Sasaran Tondano Kabupaten Minahasa untuk dimakamkan.

Diketahui, kasus ini telah dilimpahkan dari Polsek Mapanget ke Polresta Manado.

“Meski masih dibawa umur, tersangka F-L yang masih berusia 16 tahun terancam pasal 340 KUHP dengan ancaman minimal 20 tahun penjara dan maksimal hukuman seumur hidup,” ujar Kombes Pol Benny Bawensel Kapolresta Manado.

Baca Juga:  GM PLN UIW Suluttenggo Klarifikasi Isu Kapal LMVPP "Meledak"

Peristiwa ini terjadi pada hari Senin ( 21/10/2019). Dimana, pelaku F-L 16 tahun adalah siswa Jurusan Pertanian SMK Ichthius Yayasan Kasih GBI tak terima ditegur karena merokok didepan kelas.

F-L yang sudah dalam keadaan mabuk pulang ke rumah dan mengambil sebilah pisau badik dan kemudian mencegat gurunya didepan sekolah. Kemudian langsung menusuk korban secara membabi buta.

Korban yang sempat dirawat beberapa jam diruang IGD RSUP Prof Kandou Manado, akhirnya meninggal dunia pada senin malam.
(Ben)

Pos terkait