
Tombulu, Manadonews.co.id – Bersyukur malam ini jemaat bisa berjumpa dalam Tuhan bagian dari doa dan puasa.
Demikian awal khotbah Guru Agama (GA) Fenny Mamuaja, SPAK, ketika memimpin ibadah menyambut Natal jemaat Kolom 13 GMIM Alfa-Omega Rumengkor di rumah Keluarga Paat-Pangemanan, Rabu (18/12/2019) malam.
Pembacaan alkitab, Lukas 1: 46-56, ‘Nyanyian pujian Maria’.
“Kebiasaan di Desa Rumengkor di masa raya Advent tidak ada pesta. Termasuk pesta nikah yang diakhiri dengan acara melantai,” terang GA Fenny Mamuaja.

Dijelaskan GA Fenny Mamuaja, Yesus Kristus datang ke dunia dengan kerendahan untuk memberi keselamatan bagi umat manusia.
“Berbagai kesepakatan gereja mula-mula berlakukan puasa di masa itu. Melaksanakan kegiatan-kegiatan memuliakan Tuhan untuk menyambut Natal,” tukas GA Fenny Mamuaja.
Natal atau hari kelahiran Yesus Kristus yang akan dirayakan, lanjut GA Fenny Mamuaja, dimaknai dengan ucapan syukur atas berkat keselamatan.

“Perayaan Natal juga mengingatkan bahwa umatNya tak luput dari pergumulan hidup namun Tuhan tetap menjaga dan memberi jalan,” kata GA Fenny Mamuaja.
Menurut GA Fenny Mamuaja, bacaan alkitab menceritakan kesetiaan dan ketaatan seorang perempuan bernama Maria, kandungannya dipilih Tuhan untuk melahirkan seorang anak Sang Juru Selamat.
“Di zaman itu seorang perempuan belum punya suami kemudian melahirkan akan menerima penghinaan luar biasa, bahkan hukum rajam. Maria menerima tugas berisiko atas kehendak roh kudus. Sambut Natal, miliki hati penuh kasih dan bersukacita seperti orang-orang majus,” pungkas GA Fenny Mamuaja.

Ketua Wanita Kaum Ibu (WKI), Pnt. Anna Waworuntu, mewakili Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ), pada pesan Natal mengingatkan jemaat untuk membedakan kebutuhan dan keinginan.
“Rayakan Natal dengan kesederhanaan. Jauhkan perilaku komsumtif yang akan menyusahkan kita,” terang Penatua Anna.
Sementara pemerintah Desa Rumengkor melalui Sekdes Agustinus Rawung, mengatakan bahwa kedamaian Natal dimulai dari keluarga masing-masing.
“Jadi motivasi kepada jemaat mempersiapkan diri untuk menyambut Natal tanpa pesta pora dan kemabukan,” tukas Agustinus Rawung, sambil meneruskan instruksi Bupati Roy Roring dan Wakil Bupati Robby Dondokambey kepada seluruh ASN lingkup Pemkab Minahasa agar merayakan Natal tanpa minuman beralkohol.
Ibadah Natal dihadiri Ketua BPMJ, Pdt. Welly Pudihang, STh, Pdt. Veronika Sendow, STeol, Pdt. Hana Ireine Tamunu, STh, orientator Eunike Sumenge, STh dan seluruh jemaat Kolom 13.
(YerryPalohoon)












